Sabtu, 21 Mei 22

Trump: Imigran Bukan Manusia, Mereka Binatang !

Trump: Imigran Bukan Manusia, Mereka Binatang !

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan kata-kata kasar melecehkan nilai kemanusiaan dan berbau rasis dengan menyebut para imigran yang tidak punya dokumen resmi di Amerika sebagai binatang.

Kantor berita Perancis (17/5/2018) melaporkan, Donald Trump dalam sebuah pertemuan dengan beberapa sherrif di California menyebut para imigran yang dideportasi dari Amerika, karena tidak memiliki dokumen resmi, sebagai binatang.

Trump juga memprotes undang-undang yang mendukung keberadaan imigran di Amerika. Menurutnya, undang-undang itu adalah aturan terbodoh tentang keimigrasian di dunia.

Presiden Amerika mengkritik keras sikap anggota Partai Demokrat terkait dengan para imigran.

Salah satu kritik terpenting Trump sehubungan dengan kebijakan anti-imigran, bahkan membuat sebagian negara bagian di Amerika tidak berani melaksanakannya.

California adalah negara bagian terbesar yang memboikot kebijakan anti-imigran pemerintah Gedung Putih dan menolak bekerjasama dengan pemerintah untuk menjalankan kebijakan tersebut.

demonstran pendukung DACA

 

Trump Ancam Usir Satu Juta Imigran dari Amerika
Presiden Amerika Serikat, Ahad (1/4/2018) menilai perlindungan bagi 1,8 juta pengungsi muda yang mendapat dukungan dari pemerintah terdahulu, sudah berakhir dan ia meminta penerapan aturan ketat untuk menjaga perbatasan.

IRNA melaporkan, Presiden Amerika, Donald Trump, setelah gagal meyakinkan anggota Kongres dari Partai Demokrat untuk menganggarkan dana pembangunan tembok pembatas dengan Meksiko, baru-baru ini di laman Twitternya menulis, “tidak ada lagi kesepakatan DACA”.

The Deferred Action for Childhood Arrivals, DACA atau aksi penangguhan atas pendatang anak-anak yang disahkan di masa pemerintahan Barack Obama, memberikan status perlindungan kepada ratusan ribu imigran muda yang dibawa ke Amerika saat mereka masih kanak-kanak.

Perdebatan sengit terkait nasib imigran muda yang disebut media Amerika sebagai “para pemimpi”, dalam beberapa bulan terakhir telah menyebabkan pemerintah negara itu sekian kali shutdown atau mengalami penutupan karena gagal mencapai kesepakatan terkait anggaran.

Anggaran final tahun fiskal pemerintah Amerika, pekan lalu ditandatangani oleh Trump tanpa mencapai satu kesepakatan pun soal DACA.

Anggaran tahun fiskal Amerika juga tidak menyinggung biaya pembangunan tembok pembatas dengan Meksiko sehingga memicu kemarahan Trump.(ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.