Minggu, 28 November 21

Tragedi KKA Harus Jadi Refleksi Bersama

Tragedi KKA Harus Jadi Refleksi Bersama
* Kordinator Mahasiswa dan Pemuda Peduli Perdamaian Aceh ([email protected]), Azwar AG.

Lhokseumawe, Obsessionnews – Hari ini, 3 Mei 2015, genap sudah 16 tahun tragedi berdarah di Simpang PT. KKA, Aceh Utara pada 3 Mei 1999 lalu. Peristiwa tersebut dianggap sebagai bukti kekejaman militer rezim penguasa saat itu kepada rakyat Aceh yang tidak berdosa. Menurut Kordinator Mahasiswa dan Pemuda Peduli Perdamaian Aceh ([email protected]), Azwar AG, tragedi KKA merupakan sebuah tragedi pembantaian terhadap rakyat Aceh di masa konflik.

“Tragedi itu melibatkan Denrudal 001 dan Yonif 113 JS. Efek tragedi itu mengakibatkan 46 warga sipil tewas, 7 diantaranya adalah anak-anak, 156 mengalami luka-luka, dan 10 orang hilang dalam peristiwa itu. Tersebut,” paparnya kepada obsessionnews.com, Minggu (3/5/2015).|

Azwar AG menambahkan, seiring dengan refleksi tragedi KKA dan wacana pengusutan kasus pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh rezim penguasa saat itu. Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Aceh perlu untuk mendorong Pemerintah Pusat saat ini guna mengusut semua kasus pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi di Aceh demi keadilan dan kemanusiaan terhadap masyarakat korban konflik sesuai dengan MoU Poin 2.2 dan 2.3.

“Menyangkut Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dan pengadilan HAM, dalam poin tersebut kami dari [email protected] mempertanyakan komitmen dan konsistensi Pemerintah Aceh dan Jakarta dalam mewujudkan perdamaian di Aceh,” tandasnya.

Tragedi KKA 3 mei 1999

Ia pun menyatakan kecewa terhadap Pemerintah yang terkesan mengabaikan keadilan dan kemanusian. “Karena dalam pandangan kami perdamain, harus ada Rasa keadilan dan kemanusian bagi masyarakat atau smua yang terlibat dalam konflik dan bukan hanya sebatas Lambang dan Bendera,” kata Kordinator [email protected]). (Agung Sanjaya)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.