Selasa, 19 Oktober 21

Tragedi Kereta Api Bintaro Musibah Terburuk Perkeretaapian di Indonesia

Tragedi Kereta Api Bintaro Musibah Terburuk Perkeretaapian di Indonesia
* Tragedi Bintaro 1987 (foto: youtube.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Tiga puluh tahun yang lalu, sebuah tragedi kecelakaan kereta api yang sangat tragis terjadi. Tepatnya pada tanggal 19 Oktober 1987, kecelakaan tragis yang melibatkan dua buah kereta api terjadi di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan.

Berita kecelakaan kereta api yang terkenal dengan Tragedi Bintaro Jilid I ini menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di google trends wilayah Indonesia sampai Jumat (20/10/2017) pukul 09.43 WIB berita ini ditelusuri lebih dari 10.000 kali.

Semua orang tentunya masih mengingat kejadian nahas kereta api itu. Suara tabrakan, jeritan bersahutan, potongan tubuh berserakan, serta darah pun berceceran di mana-mana.

Bisa dibilang tragedi kereta api tersebut merupakan musibah terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Bahkan peristiwa itu sempat menyita perhatian dunia.

Peristiwa itu bermula dari kesalahan Kepala Stasiun Serpong yang memberangkatkan KA 225 Jurusan Rangkasbitung- Jakartakota ke Stasiun Sudimara.

Padahal waktu itu jalur KA di Stasiun Sudimara hanya memiliki tiga jalur. Dua di antaranya sudah diisi oleh kereta lain, yakni KA Indocement yang akan berangkat ke Jakarta dan sebuah gerbong tanpa lokomotif.

KA 225 Jurusan Rangkasbitung-Jakartakota sampai di Stasiun Sudimara pukul 06.45 WIB. Sedianya kereta tersebut akan bersilang dengan KA 220 Cepat Jurusan Tanah Abang-Merak di Stasiun Kebayoran.

Itu berarti, KA 220 harus mengalah dan menunggu di Stasiun Kebayoran. Namun, Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Kebayoran tidak mau mengalah dan tetap memberangkatkan KA 220.

Di saat yang bersamaan, KA 225 juga berangkat dari Stasiun Sudimara lantaran salah tafsir. Tak lama kemudian kecelakaan tragis itu terjadi di antara Stasiun Pondok Ranji dan Pemakaman Tanah Kusir. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.