Minggu, 4 Desember 22

Tragedi Kanjuruhan Hantam Mental Pemain Arema

Tragedi Kanjuruhan Hantam Mental Pemain Arema
* Arema berduka. (Arema/Goal)

Tragedi Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022, bakal terus membekas di benak para anggota tim Arema FC — yang pada malam itu berkontak langsung dengan korban.

Arema membuka peluang untuk pendampingan psikologis untuk anggota tim.

Ribuan orang panik di dalam stadion, ratusan di antaranya harus kehilangan nyawa mereka. Beberapa sempat mendapat pertolongan dari pemain dan ofisial Arema.

Tentunya ini pukulan telak untuk Evan Dimas dan kolega, yang kini merasakan duka mendalam atas kejadian tersebut. Bahkan mental mereka bisa dikatakan terpukul.

Seperti dibeberkan manajer tim, Ali Rifki, Arema turut memikirkan kondisi para pemain mereka. Rifki pun coba menjalin kontak dengan pemain, meski dari jarak jauh.

“Nanti setelah kami menangani keluarga korban, kami akan mengumpulkan seluruh tim dan akan kami tanyakan satu per satu,” ucapnya pada awak media, di Jakarta.

“Tim hari ini, kemarin, saya video call, beberapa tetap berusaha untuk menjaga kondisi, mental,” sambung Rifki.

Manajemen siap memberikan pertolongan dari psikologis untuk para pemain dan anggota tim lainnya. Bagaimanapun kondisi di Kanjuruhan telah membuat mereka terpukul.

“Akan kami bantu apabila terjadi apa-apa dengan mental mereka.. Mereka juga tertekan dengan tragedi kemarin, banyak yang syok, tetapi ada juga yang selalu turun ke keluarga korban,” tutup Rifki. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.