Selasa, 18 Januari 22

Tommy Soeharto Tak Mau Lakukan Politik Uang

Tommy Soeharto Tak Mau Lakukan Politik Uang
* Tommy Soeharto (kedua dari kiri). (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Batalnya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soehato mencalonkan diri sebagai ketua umum (ketum) Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Nusa Dua, Bali, 15-17 Mei 2016, mengagetkan banyak kalangan. Termasuk Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI), yang merupakan motor utama Poros Tommy Soeharto – Golkar. Tommy pendiri orgaisasi kemasyarakatan (ormas) ini dan duduk sebagai ketua Dewan Pembina.

Putra Presiden kedua RI Soeharto ini tak mendaftarkan diri sebagai calon ketum di hari terakhir pendaftaran di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (4/5/2016).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) HMPI Tri Joko Susilo mengungkapkan, Tommy telah menjelaskan alasannya batal maju sebagai kandidat ketum Golkar kepada tokoh-tokoh HMPI. “Di satu sisi Pak Tommy mempunyai semangat untuk menyelamatkan Golkar. Namun, di sisi lain dia kaget dengan pola-pola transaksional di sebagian oknum kader Golkar,” kata Tri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Kamis (5/5).

Menurutnya, Tommy telah membentuk tim sukses yang diketuai Subiakto Tjakrawerdaya, mantan Menteri Koperasi di era Presiden Soeharto. Tommy sepakat dengan para senior Golkar dan tokoh muda Golkar untuk menjaga marwah Golkar dari kader-kader busuk. Namun, di tengah jalan Tommy kecewa dengan semakin terasanya hawa faktor X yang menodai perjalanan Golkar menuju partai yang diisi kaum kekaryaan yang idealis dan mengedepankan ruh kecendikiawanan. Karena Golkar adalah partai yang dikenal tempat para cendikiawan bangsa.

“Tentu Pak Tommy ingin menjaga moralitas kader-kader Partai. Tidak akan melakukan money politics atau politik uang, karena itu akan memalukan sejarah ayahnya selaku pendiri Golkar yang membangun Golkar sebagai penjaga pembangunan dan rakyat. Bukan sarang bagi benalu, mafia dan pemain yang menodai ideologi kekaryaan, serta kepentingan rakyat yang tumbuh subur akibat politik transaksional. Tommy ingin memberi ikhtiar bagi pembenahan republik ini dari unsur korupsi dengan mencegah Politik Transaksional sedini mungkin,” ujar Tri.

Demi tak mengecewakan generasi muda dan tokoh sesepuh Golkar, serta semua pihak yang mengidolakan Pak Harto, lanjutnya, maka Tommy membatalkan pencalonannya dalam perebutan kursi ketum Golkar. Namun tetap fokus dalam upaya pembenahan bangsa melalui aktivitas sosial kerakyatan HMPI dan tetap berdoa yang terbaik bagi Golkar. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Selamat Datang Soeharto Muda di Munaslub Golkar

Pasti Kalah, Alasan Tommy Ogah Maju Caketum Golkar

‘Timing’-nya Kurang Tepat, Tommy Batal Maju Caketum Golkar

DPD II Golkar Dukung Tommy Soeharto

Road Show Dukung Tommy Soeharto Capres 2019

Sudah Saatnya Tommy Soeharto Selamatkan Golkar

Tommy Tak Hadiri Sosialisasi Munaslub Golkar

Tommy Ubah Peta Pertarungan Calon Ketum Golkar

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.