Senin, 8 Maret 21

Tolak Hasil Muspinas, Kosgoro 57 Siap Gelar Mubes Maret 2021

Tolak Hasil Muspinas, Kosgoro 57 Siap Gelar Mubes Maret 2021
* Konfrensi Pers persiapan Mubes Kosgoro. (Foto: Dok Pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957 agau Kosgoro 57, tidak lama lagi akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes), menyusul ketikdapuasan dengan adanya Musyawarah Pimpinan Nasional atau Muspinas.

Pimpinan Daerah Kolektif atau PDK Kosgoro 57 Jawa Timur Yusuf Husni mengatakan, pimpinan 20 DPK Kosgoro menolak hasil Muspinas Korgoro 57. Mereka semua ada di tingkat provinsi mewakil pengurus Kosgoro 57 di tingkat kabupaten/kota.

“Kenapa kita menolak hasil Muspinas ini, karena buat kami ayat suci ini harus betul-betul konsisten untuk dilaksanakan. Kalau ayat suci itu ternyata dihilangkan sudah tidak suci lagi. Jadi itu yang jadi masalah,” ujar Husni Yusuf saat menggelar konfrensi pers di wilayah Kuningan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Yusuf Husni didampingi oleh ketua Korgoro 20 DPK Provinsi lainnya seperti Ketua Kosgoro Papua, Papua Barat, Aceh, Jambi, Lampung, Riau, Kaltara, Kaltim dan lainnya. 

Ia menuturkan, Mubes Kosgoro 1957 akan digelar paling lambat paling lambat akhir Maret 2021. Mubes yang akan dilakukan dengan protocol kesehatan ketat itu akan berlangsung di Cirebon, Jawa Barat.

“Peserta yang hadir tentunya dari berbagai unsur-unsur seperti utusan dari provinsi, kabupaten/kota dan pimpinan pusat. Karena masa pandemik, hanya 34 perwakilan 34 provisi yang hadir di Mubes, sementara dari kabupaten/kota melalui virtual,” ujarnya.

Prinsip yang selanjutnya, kata Husni, adalah suatu hal yang baik apabila dilakukan dengan cara yang tidak baik pasti hasilnya tidak baik. Ia menilai Muspinas sebelumnya tidak sesuai AD ART dan cacat hukum.

“Ini prinsip buat kita bahwa oraganisasi Kosgoro 1957 adalah organisasi yang besar, kami harapkan bahwa kita harus mengajarkan kepada semua orang, karena Mubes ini bukan hanya mubesnya kita, Mubes ini ada karena Kosgoro ini adalah organisasi besar, pasti akan diperhatikan dan dinilai kwalitas daipada organisasi Kosgoro ini,” jelasnya.

Maka dari dari itu, lanjut Husni, ada sesuatu hal yang tidak layak untuk dilakukan karena ini belum hasil keputusan Muspinas. Hasil keputusan Muspinas ini mempunya indikasi yang sangat kuat bahwa ada pelanggaran dasar rumah tangga terhadap kepesertaaan kota dan kabupaten se-Indonesia.

“Jadi Mubes ini silahkan untuk diwakilkan kepesertaaan kota dan kabupaten, tetapi hak suaranya tidak boleh dihilangkan. Hanya sekedar untuk alasan Covid, tetapi, ada suatu hak yang sebetulnya, tidak layak untuk dihilangkan,” katanya.

Husni mengingatkan bahwa provinsi tidak mempunyai kewenangan untuk memutuskan hasil pra-Mubes Kosgoro. Berapapun hasilnya yang dilakukan, oleh Provinsi se Indonesia itu akan dilaporkan dan di sana nanti dipututuskan di Mubes dan bukan di provinsi.

“Bahwa provinsi hanya sekedar menseleksi aspirasi, berdasarkan aturan bahwa dia memberikan hak suaranya, misalkan di sana ada 3 calon, hasil yang didapat itu harus dilaporkan dan bukan disimpulkan.”

“Jadi yang hadir di Mubes nanti hanya 34 dan bukan 550. Jadi Provinsi saya Jatim misalnya membawa suara mandat 36 suara, bukan semuanya saya peras, jadi ke satu calon. Jadi 36 ini dibawa ke Mubes apapaun hasilnya. Maka itu mendukung calon ketua satu orang atau semua calon yang ada, tetap kita bawa,” jelasnya.

Husni menambahakan, suara kabupaten/kota itu harus hadir di Mubes walaupun fisiknya tak hadir. Suara itu disampaikan melalui surat dukungan. “Orangnya boleh tidak hadir tapi suaranya ada di Mubes.

Mubes ini kan persyaratannya sah apabila dihadiri 75 persen Provinsi dan 50 plus 1 kota/ kabuapten,” katanya.

Oleh karena itu, kota/kabupaten itu bukan hanya sekedar memberikan dukungan, tetapi mewakilkan kepesertaan. “Kalau dia hanya memberikan dukungan kespesertaannya gak ada ternyata kurang dari 50 persen berarti mubes ini tak bisa dijalankan. Suratnya bermakna dua, mewakili kepesertaan kehadiran dan mewakili menyreahkan suaranya yang dibawa oleh provinsi,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.