Rabu, 20 Oktober 21

TNI-Polri Tembak Mati Komandan Operasional KKB Ngalum-Kupel Pimpinan Lamek Taplo

TNI-Polri Tembak Mati Komandan Operasional KKB Ngalum-Kupel Pimpinan Lamek Taplo
* Ilustrasi TNI kejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Foto: Radar Bhayangkara Indonesia)

Oksibil, obsessionnews.com – Pasukan Gabungan TNI-Polri berhasil menembak mati Elly M Bidana yang diklaim dirinya sebagai Komandan Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo.

Selain menembak mati Elly M Bidana dalam kontak senjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua itu pasukan gabungan TNI-Polri berhasil melukai dua orang anggota KKB lainnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, kronologis kejadian terjadi saat pasukan gabungan melakukan penyisiran mendapatkan tembakan dari KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo, sehingga personil membalas tembakan dan terjadi kontak tembak.

“Dari kontak tembak pada Senin 13 September 2021 tersebut, personel gabungan berhasil melumpuhkan satu anggota KKB meninggal dunia dan dua anggota KKB terluka. Diketahui untuk anggota KKB yang meninggal dunia atas nama Elly M Bidana yang mengklaim dirinya sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo,” kata Kamal, Jumat (17/9/2021).

Satu anggota KKB yang meninggal dunia itu dibawa oleh Kelompok KKB tersebut. Hingga saat ini KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo masih berada di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang dan Personel Gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran.

“Personel Gabungan TNI-Polri yang berada di Distrik Kiwirok masih melakukan pengejaran dan pengamanan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh KKB,” ucapnya.

Hingga saat ini, di Distrik Kiwirok situasi masih dalam keadaan kondusif. Kontak tembak dan pasca kejadian pembakaran fasilitas Publik berupa Kantor Distrik, Puskesmas, Bank, dan Rumah Warga. Pelayanan Publik di Distrik Kiwirok dan Distrik Okhika saat ini berdampak pasca aksi pembakaran yang dilakukan KKB.

Seperti diketahui, Kabupaten Pegunungan Bintang terdiri dari 34 Distrik dengan total luas wilayah 15.863 Km persegi memiliki enam pos Polisi, diantaranya tiga Polsek dan tiga Polsubsektor, tentu pelayanan belum maksimal yang rasakan oleh warga di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dalam beberapa waktu terakhir, KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo beberapa kali melakukan aksi kekerasan di beberapa Distrik terjauh di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Dalam beberapa hari terakhir KKB melakukan aksi kekerasan di dua Distrik, yakni pada Senin tanggal 13 September 2021 KKB melakukan pembakaran dan kekerasan di Distrik Kiwirok dan pada hari Selasa, KKB kembali melakukan pembakaran di Distrik Okhika,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.