Rabu, 1 Desember 21

TNI-Polri Tak Mungkin Represif Dalam Demo 4 November

TNI-Polri Tak Mungkin Represif Dalam Demo 4 November
* Mantan aktivis 1998, Andi Arief.

Jakarta, Obsessionnews.com –Aksi unjuk rasa bela Islam di Jakarta hari ini, Jumat (4/11/2016), diperkirakan diikuti lebih dari sejuta orang. Mantan aktivis 1998 Andi Arief mengatakan,  aksi demo 4 November ini terjadi persamaan isu antara organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan rakyat, yakni soal keadilan. Itulah kenapa spektrum peserta aksi meluas dan nasional.

Aksi hari ini mendapat simpati yang luas dan nasional, karena sebagian besar masyarakat terwakili kegelisahannya,” kicau Andi di akun Twitternya, @AndiArief, Jumat (4/11).

Andi yang juga mantan Staf  Khusus Presiden di era SBY menuturkan, rasa keadilan adalah bagaimana pemimpin itu memperlakukan manusia.  Sejuta infrastruktur tidak berarti di hadapan lunturnya rasa adil.

Ia yakin TNI dan Polri tak mungkin bertindak respresif , karena mereka juga memiliki keluarga di rumah dan di kampung yang memiliki kegelisahan sama dengan peserta aksi.

TNI, Polri, PNS juga memiliki keluarga di rumah, di kampung, di daerah2 yang punya kegelisahan sama dg peserta aksi, tak mungkin represif,” tulisnya.

Dalam demo 4 November ini massa menuntut polisi menangkap Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang diduga menghina agama Islam dan Al-Quran.

Al Quran surat Al Kafirun ayat 6 berbunyi: Lakum Diinukum wa Liya Diin. Artinya, untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku.

Surat Al Kafirun ayat 6 itu dapat ditafsirkan seseorang tidak perlu ikut campur agama yang dianut orang lain. Jika ikut campur, maka akan terjadi konflik. Masalah agama memang masalah yang sensitif.

Ahok tidak menyadari betapa pekanya mencampuri urusan agama lain. Ahok yang non muslim membuat umat Islam marah ketika ia menyinggung soal Al Quran surat Al Maidah ayat 51 di sebuah acara di Kepulauan Seribu, Selasa, 27 September 2016. Ketika itu calon gubernur DKI pada Pilkada 2017 itu antara lain menyatakan, “… Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya..”

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pernyataan sikapnya yang diteken Ketua Umum Ma’ruf Amin dan Sekretaris Jenderal Anwar Abbas pada Selasa (11/10), menyebut perkataan Ahok dikategorikan menghina Al-Quran dan menghina ulama yang berkonsekuensi hukum.

Sehari sebelumnya Ahok meminta maaf kepada umat Islam. “Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau apa,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Senin (10/10).

Sejauh ini polisi menerima delapan laporan dari masyarakat terhadap Ahok. Selain itu muncul aksi demonstrasi yang menuntut agar aparat penegak hukum menangkap Ahok di Jakarta, Bandung, Banda Aceh, Makassar, dan lain-lain.

Namun, hingga kini polisi belum menangkap Ahok. Oleh karena itu berbagai ormas Islam hari ini massa kembali berunjuk rasa di Jakarta pada 4 November mendatang. Demonstasi yang difokuskan di depan Istana Presiden tersebut dikabarkan merupakan demonstrasi besar-besaran.

Sebelumnya pada Jumat (14/10) Front Pembela Islam (FPI) dan ormas-ormas Islam lainnya menggelar demonstrasi di Balai Kota DKI dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan tuntutan yang sama. Namun, karena hingga detik ini Polri belum menangkap Ahok, maka mereka kembali beraksi pada 4 November. Sasarannya kali ini adalah Istana Presiden. Mereka mendesak Presiden Jokowi turun tangan. Sejumlah pihak, termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menuding Jokowi melindungi Ahok. (@arif_rhakim)

Baca Juga:

SBY Desak Ahok Diproses Secara Hukum

Jangan Sampai 250 Juta Orang Disandera Ahok

Ini Kasus-kasus Penistaan Agama Islam di Indonesia

Survei KedaiKOPI: Hina Al Quran, Elektabilitas Ahok Turun

MUI Nyatakan Ahok Hina Al-Quran dan Ulama

Ahok Minta Maaf ‘Trending Topic’ di Google

Akhirnya, Ahok pun Minta Maaf!

Parmusi Akan Tuntut Ahok tentang Penistaan Agama Islam

Ahok, Surat Al Maidah 51 dan Kemarahan Umat Islam

Pentolan FPI Ingin Tangkap Ahok

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.