Selasa, 18 Juni 19

TKN: Ahmad Dhani Menjadi Korban dari Ucapannya Sendiri

TKN: Ahmad Dhani Menjadi Korban dari Ucapannya Sendiri
* Ahmad Dhani saat menjalani vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Foto: Hukum Online)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai tudingan bahwa Ahmad Dhani merupakan korban rezim pemerintah sungguh tak beralasan. Apa yang menimpa Dhani saat ini kata dia adalah buah dari ucapannya sendiri.

Hal itu, kata Karding, bisa diliat dari putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dhani dinyatakan bersalah karena kasus ujaran kebencian. Sehingga divonis 1 tahun 6 bulan penjara. Oleh karena itu menyalahkan rezim disebut bukan tindakan kesatria.

 

Baca juga:

Pesan Dhani untuk Anaknya: Katakan Kebenaran Walaupun Pedang di Ujung Leher

Dihuni 200 Orang, Sel Ahmad Dhani Bau Pesing

Menanti Hukuman Dhani Pada Kasus Ujaran ‘Idiot’ di Jawa Timur

Ahmad Dhani Dulu Menghujat Habib Rizieq, Kini Memuji

 

“Menyalahkan rezim atas vonis merupakan bentuk sikap tidak bertanggungjawab. Selama ini sidang Ahmad Dhani terbuka untuk umum. Ia juga tidak kehilangan haknya untuk menempuh langkah hukum lanjutan berupa banding,” kata Karding melalui keterangan persnya, Jumat (1/2/2019).

Ahmad Dhani dihukum atas laporan Jack Lapian, pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017. Pendiri BTP Network itu melaporkan politikus Gerindra itu ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017.

Jack melaporkan tiga kicauan musikus tersebut di akun Twitter-nya. Ketiga unggahan status di media sosial Dhani tersebut dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.

Karding mengatakan Dhani merupakan korban dari ucapannya sendiri, bukan korban dari rezim. Sebab, kata dia, selama ini Presiden Jokowi selalu menyatakan bahwa dirinya tidak mungkin dan tidak boleh mengintervensi proses hukum.

Menurut Karding, sejumlah kasus hukum yang melibatkan lembaga negara di kementerian, tokoh-tokoh partai pendukung pemerintah, dan kepala daerah yang diusung partai pendukung pemerintah juga berjalan semestinya.

Meski sebagai sesama politikus Karding menyatakan prihatin, tetapi menurut dia kasus Ahmad Dhani ini dapat dijadikan pelajaran bersama agar berhati-hati berucap di media sosial. Karena kebebasan berpendapat dibatasi oleh kebebasan orang lain.

Saat ini Ahmad Dhani ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Dhani dijebloskan ke penjara setelah divonis bersalah dalam kasus ujaran kebencian. Ia divonis melanggar pasal 45A ayat 2 jucto Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Soal Undang-Undang yang menjerat Ahmad Dhani ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon berencana mengangkat topik ini ke rapat dengar pendapat atau RDP di Komisi Hukum DPR.

Fadli mengatakan akan membahas perihal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sarat pasal karet. Fadli mengatakan dewan bakal mengkaji isi pasal per pasal beserta penerapannya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.