Sabtu, 25 September 21

TKA Wajib Kantongi NPWP dan Tak Perlu Berbahasa Indonesia

TKA Wajib Kantongi NPWP dan Tak Perlu Berbahasa Indonesia

Jakarta, Obsessionnews – Pekerja asing yang sudah enam bulan lebih mengais rezeki di Indonesia, kini kudu mengantongi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta mendaftar sebagai peserta Jaminan Sosial Nasional. Regulasi ini, tertuang pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 16 tahun 2015 tentang tata cara penggunaan tenaga kerja asing (TKA).

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, persyaratan wajib dipenuhi setiap pekerja asing yang antara lain, punya pendidikan sesuai syarat jabatan yang bakal diduduki TKA, sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja sesuai dengan jabatan yang akan diduduki TKA paling kurang lima tahun, membuat surat pernyataan wajib mengalihkan keahliannya kepada TKI pendamping yang dibuktikan dengan laporan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan.

Selain itu, TKA juga wajib memiliki NPWP yang sudah bekerja lebih dari enam bulan, punya bukti polis asuransi pada asuransi berbadan hukum Indonesia, juga kepesertaan Jaminan Sosial Nasional bagi TKA yang bekerja lebih dari enam bulan.

Untuk persyaratan pendidikan, Menaker mengecualikan bagi pekerja asing yang dipekerjakan untuk sementara atau pekerjaan yang bersifat darurat, serta untuk ekspatriat yang menjabat sebagai direksi atau komisaris perusahaan.

Pada aturan sebelumnya, Peraturan Menteri tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 12 tahun 2013 tentang tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing, ada empat hal yang dipersyaratkan sebagai berikut, memiliki pendidikan sesuai dengan syarat jabatan yang akan diduduki oleh TKA, punya kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja sesuai dengan jabatan yang akan diduduki TKA paling kurang lima tahun.

TKA juga harus bersedia membuat pernyataan untuk mengalihkan keahliannya kepada TKI pendamping serta dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Poin terakhir, yakni berbahasa Indonesia, tidak lagi tercantum dalam Permenaker yang baru.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.