Selasa, 25 Januari 22

Tito: Demi Allah, Polri Tidak Dintervensi

Tito: Demi Allah, Polri Tidak Dintervensi
* Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kapolri J‎enderal Pol Tito Karnavian mengklaim dalam mengambil keputusan kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak terintervensi oleh pihak siapapun, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai atasannya.

“Saya ambil keputusan tanpa konsultasi pada siapapun, tanpa konsultasi dengan pimpinan, kepala negara. Demi Allah, saya katakan laksanakan penyelidikan,” ‎ujar Tito di Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).

Hanya saja Tito mengakui sebelum menetapkan Ahok sebagai tersangka ia sempat dihantui rasa dilema. Sebab, ada aturan di internal Polri agar‎ kasus-kasus terkait calon kepala daerah dilakukan setelah Pilkada selesai.

Namun di sisi lain dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok menjadi sorotan publik begitu besar. ‎ “Saya dilematis, mau diapain, ikut aturan atau gulirkan kasus,” kata Tito

Kendati demikian dia tidak menampik jika keputusannya yang mengabaikan peraturan Polri itu bukan tanpa risiko. Lantaran mau tidak mau, jika ada laporan terkait calon kepala daerah lain, maka Polri menindaklanjutinya.

“Itu risiko yang harus saya ambil,” kata Tito.

Peraturan yang dimaksud yakni Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri terdahulu, STR Nomor 498 Oktober 2015 tentang penundaan penyidikan kasus jika melibatkan pasangan calon yang akan mendaftar atau sudah ditetapkan sebagai calon kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah.

Telegram Rahasia yang diteken Kapolri sebelumnya, Jenderal Badrodin Haiti itu berisi perintah penundaan proses penyidikan terhadap kasus-kasus pidana yang melibatkan pasangan calon peserta pilkada, sampai proses pilkada selesai.

Menurut Tito, STR ini diterbitkan agar Polri tidak digunakan sebagai alat politik menjatuhkan pasangan calon, sehingga akan mempengaruhi netralitas Polri dalam penyelenggaraan pilkada. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.