Sabtu, 4 Februari 23

Tiru Singapura dan Malaysia, Revisi UU Terorisme Ditolak!

Tiru Singapura dan Malaysia, Revisi UU Terorisme Ditolak!

Jakarta, Obsessionnews – Meski Undang-Undang (UU) tentang Terorisme sudah disepakati untuk direvisi, sejumlah perdebatan masih muncul antar anggota DPR RI. Sebagian dari mereka menginginkan agar revisi dilakukan secara hati-hati.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon termasuk salah satu pihak yang ‎tidak setuju bila revisi UU Terorisme dilakukan. Terlebih, jika acuan pemerintah dalam merevisi ini adalah UU Terorisme di negara lain.

Dimana, UU di dua negara tersebut, Polisi diberikan kewenangan untuk menangkap seorang yang baru diduga sebagai teroris. “Jangan kita meniru yang ada di Singapura atau Malaysia, dimana penguasa bisa menangkap orang seenaknya atas tuduhan-tuduhan yang bersifat subyektif,” katanya di DPR, Kamis (11/3/2016)

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, yang perlu digarisbawahi dalam pembahasan revisi UU Terorisme adalah jangan sampai UU ini dijadikan alat kepentingan kekuasaan atau negara.

“Jangan sampai UU terorisme ini, bisa juga dijadikan alat kepentingan atau kekuasaan negara,” tegasnya.

Fadli menambahkan, selain itu, UU Terorisme juga harus terlepas dari ancaman melanggar hak asasi manusia. Sebab, selain keinginan untuk memberantas korupsi, masih ada hak asasi manusia yang perlu dilindungi oleh negara.

“Catatan ini menjadi penting agar seimbang dalam UU Terorisme yang saat ini akan dibahas oleh DPR dan pemerintah,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.