Sabtu, 23 November 19

Tipu Calhaj di Filipina, MUI Minta Izin BPPIH Dicabut

Tipu Calhaj di Filipina, MUI Minta Izin BPPIH Dicabut

Bekasi, Obsessionnews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar Kementerian Agama Indonesia mencabut izin Biro Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji (BPPIH) yang terlibat kasus penipuan calon jamaah haji (Calhaj) Indonesia di Filipina.

Tak hanya itu, MUI juga meminta aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku penipuan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian RI kabarnya sudah mengidentifikasi tujuh travel haji yang digunakan para jemaah haji Indonesia ternyata tidak mengantongi izin resmi. Ketujuh agensi yang memberangkatkan para WNI itu adalah PT Taskiah, PT Aulad Amin, PT Aulad Amin Tours Makassar, Travel Shafwa Makassar, Travel Hade El Barde, KBIH Arafah, KBIH Arafah Pandaan.

Menurut Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia, Zainut Tauhid Saadi, saat ini Calhaj Indonesia yang tertahan di Filipina lantaran kasus paspor palsu tersebut segera dipulangkan.

“Mereka adalah korban penipuan yang sudah kehilangan harta benda dan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji yang sangat dirindukan,” kata Zainut, Kamis (1/9/2016).

Atas kejadian tersebut, tambah Zainut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran yang berharga supaya tidak terulang kembali di kemudian hari.

Sementara itu, Zainut mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memberikan perlindungan dan bantuan kepada korban penipuan calhaj Indonesia di Filipina.

Menurutnya, pemerintah Indonesia telah bekerja maksimal memberikan perlindungan dan bantuan kepada korban penipuan calon jemaah haji Indonesia di Filipina dari mulai pemberian bantuan hukum, proses imigrasi sampai dengan pemulangan kembali ke Indonesia.

Ia berharap agar penanganan korban penipuan calon jemaah haji Indonesia di Filipina dilakukan secara gratis dan tidak dibebankan biaya sepeser pun serta tidak dituntut secara hukum.

Informasi terakhir menyebutkan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sudah mendapat informasi bahwa 168 dari 177 calon jamaah haji asal Indonesia yang tertipu paspor palsu di Filipina akan segera dipulangkan. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.