Selasa, 24 November 20

Tips Harris Nizam Bikin Film Keren Untuk Peserta BCA Shovia

Tips Harris Nizam Bikin Film Keren Untuk Peserta BCA Shovia
* Harris Nizam.

Jakarta, Obsessionnews – Harris Nizam sutradara muda yang berprestasi. Popularitasnya meroket ketika menyutradarai film Surat Kecil Untuk Tuhan pada 2011, yang merupakan film perdananya. Film ini diangkat dari novel best seller dengan judul yang sama, yang mengisahkan tentang seorang gadis yang berjuang melawan kanker ganas.

Workshop di kampus untuk memberikan pengetahuan mengenai proses pembuatan film.
Workshop di kampus untuk memberikan pengetahuan mengenai proses pembuatan film.

Surat Kecil Untuk Tuhan menjadi Film Terlaris tahun 2011, dan masuk 3 kategori nominasi Festival Film Indonesia (FFI) untuk Artis Terbaik, Aktor Terbaik dan Musik Scoring Terbaik. Film ini juga masuk 2 kategori di Indonesian Movie Awards (IMA) untuk nominasi Artis Terbaik dan menang sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik. Selain itu juga sukses menyabet Most Inspiring Movie 2011 di Bisa Award Hongkong, serta Best Actress dan Best Script di BIFFEST Bali.

Setelah itu pria kelahiran Denpasar, Bali pada tanggal 16 Desember 1983, ini menyutradarai film Hasduk Berpola pada 2013.

Atas prestasinya tersebut Harris direkrut oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai juri BCA Short Movie Award (Shovia) 2015. Kompetisi film pendek yang berdurasi 5 menit dan bertema ‘Indonesia Muda, Indonesia Kaya Budaya’ ini khusus untuk mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Karya-karya para peserta ditunggu hingga 25 September 2015. Disediakan total hadiah Rp 100 juta Rp 100 juta untuk kategori penghargaan yang terdiri dari Best Movie, Best Director, Best Scenario, Best Cinematography, Best Editing, Best Poster, Best Actor, Best Actress, dan Favorite Movie.

Selain Harris, yang juga menjadi juri BCA Shovia 2015 adalah aktor Tio Pakusadewo, sutradara Helfi Kardit, dan pemerhati film Noorca M Massardi.

Terkait BCA Shovia 2015 digelar workshop membuat film pendek di beberapa kampus. Harris tampil sebagai salah seorang pembicara dalam workshop. Dia memberikan tips membuat film pendek yang keren untuk calon peserta BCA Shovia 2015.

“Film pendek itu durasinya maksimal 50 menit dan khusus untuk BCA Shovia maksimal 5 menit. Karena itu kita harus maksimalin 5 menit ini dengan menyuguhkan jalan cerita yang baik. Pilih cerita yang baru, dan kalaupun nggak nemu, kita bisa modifikasi cerita-cerita yang udah ada. Lalu cari cerita yang paling dekat dan paling kita mengerti. Cerita yang sederhana tapi message-nya nyampe akan jauh lebih baik dari cerita grand tapi nggak ada isinya,” kata Harris.

Dengan durasi film yang cuma 5 menit, kayaknya 2-3 tokoh cukup, katanya. Kenapa tokohnya sebaiknya nggak terlalu banyak? Harris menjelaskan, supaya penonton cepat mengenali tokoh dan karakternya.

Harris menyarankan, kita seharusnya memilih tokoh yang sesuai dengan umurnya. “Kalau memang butuh pemeran ibu-ibu, ya cari ibu-ibu. Jangan sampai asal comot temen, terus di-make up-in jadi tua,” katanya. Pemeran yang baik akan menguatkan tokohnya. Pada dasarnya setiap orang itu bisa akting kok.

Walaupun durasinya cuma 5 menit, kata Harris, krunya nggak boleh minim lho. “Kalau kru kita lengkap, kita bisa diskusi dengan berbagai point of view,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, sebenarnya film pendek tidak harus punya ending. Kita bisa bebas mengekspresikan gimana film karya kita berakhir. Harris punya gaya ending yang menurutnya keren banget lho. “Film pendek yang diawali dan diakhiri di tempat yang sama itu brilian banget!” cetusnya.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai kompetisi film pendek ini, klik www.bcashovia.com. (Arif RH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.