Kamis, 26 Mei 22

Tingkatkan Produktivitas, IPC Group dan Bimex Lakukan Kerja Sama Soal Layanan Pelabuhan

Tingkatkan Produktivitas, IPC Group dan Bimex Lakukan Kerja Sama Soal Layanan Pelabuhan
* PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) Group melakukan kerja sama dengan PT Agro Mega Perkasa melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar cabang. (Foto: IPC)

Jakarta, obsessionnews.com – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) Group melakukan kerja sama dengan PT Agro Mega Perkasa melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar cabang.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pelabuhan Tanjung Priok dengan BUMD Bengkulu Impor Expor (Bimex).

“Adapun PKS antara IPC Cabang Pelabuhan Bengkulu dengan PT Agro Mega Perkasa,” ujar EVP Sekretariat Perusahaan IPC Ari Santoso dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/3/2021).

Perusahaan swasta yang bergerak di industri minyak mentah inti kelapa sawit atau Crude Palm Kernel Oil ini berisi tentang pemanfaatan lahan di pelabuhan pulau Baai Bengkulu untuk pengolahan kernel yaitu berupa fasilitas Tanki Timbun dan Kernel Crushing Plant (KCP).

Ari menyampaikan, pada saat yang bersamaan, PT Pelabuhan Tanjung Priok dan BUMD Bimex, BUMD bidang impor ekspor milik Pemprov Bengkulu juga melakukan MoU untuk menjalankan rencana kerja sama peningkatan pelayanan jasa kepelabuhanan.

Untuk itu, IPC berterima kasih atas dukungan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan jajarannya atas kerja sama yang menjadi satu langkah kongkrit komitmen ini.

“Kita bersama guna meningkatkan produktivitas layanan kepelabuhanan dalam menciptakan efisiensi biaya logistik nasional,” tutup Ari.

Untuk diketahui, prosesi penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Rohidin Mersyah dan Direktur Utama IPC Arif Suhartono yang bertempat di Museum Maritim Indonesia, Jakarta Utara.  (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.