Minggu, 28 November 21

Tingkatkan Investasi, Jokowi Manfaatkan Kepercayaan Negara Maju

Tingkatkan Investasi, Jokowi Manfaatkan Kepercayaan Negara Maju

Nagoya, Obsessionnews – Kini tatanan dunia sudah berubah dan hal ini ditandai dengan munculnya emerging economies atau negara berkembang yang memiliki kestabilan politik dan mampu menjaga pertumbuhan ekonominya dengan baik. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan di Bandara Internasional Chubu Centrair, Jepang, Jumat (27/5/2016).

“Ini yang dilihat oleh negara-negara maju terhadap kita dan juga kawasan Asia yang dianggap sebagai motor ekonomi dunia sekarang ini,” ucap Presiden Jokowi yang baru saja menghadiri KTT G-7 Outreach.

Oleh karenanya, Presiden mengingatkan bahwa adanya pandangan negara maju kepada Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kestabilan politik dan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi digunakan untuk membangun sebuah kepercayaan.

“Membangun sebuah trust agar investasi datang ke Indonesia sebanyak-banyaknya. Utamanya untuk bidang-bidang infrastruktur yang membutuhkan pendanaan yang sangat besar,” kata Presiden Jokowi.

Bahkan dijelaskan Jokowi, kehadiran dirinya di KTT G-7 Outreach bukan hanya sekedar memenuhi undangan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, tapi yang lebih penting lagi adalah untuk membangun kepercayaan. “Kita dilihat dan dipuji negara-negara yang lain, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan mengarah pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Presiden.

Usai memberikan keterangan pers, Presiden dan Ibu Negara Iriana langsung bertolak kembali ke tanah air dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1 dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat tengah malam.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan kembali ke tanah air, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Menteri PPN/ Kapala Bappenas Sofyan Djalil, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.