Kamis, 16 September 21

Tingkatkan Anggaran, Pemerintah Tak Lagi Beli Alutsista Bekas

Tingkatkan Anggaran, Pemerintah Tak Lagi Beli Alutsista Bekas

Jakarta, Obsessionnews – Pemerintah memutuskan untuk meningkatkan anggaran pembelian dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 sebesar Rp 120 triliun.

“Rata-ratanya sekitar Rp 120 triliun (kenaikannya),” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Ryamizard mengakui anggaran di kementerian yang ia pimpin sebesar Rp 400 miliar masih jauh dari ideal sehingga, pemerintah hanya mampu membeli alutsista bekas ataupun menerima hibah dari luar negeri. Padahal cara itu menurut dia, mestinya sudah ditinggalkan.

“Pesawat 30 tahun ke atas sudah harus diganti,” ucap orang dekat Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri itu.

Dengan meningkatkan anggaran tersebut pemerintah tidak mau lagi menerima hibah alutsista dan memilih membeli alutsista baru. Sedangkan untuk kebutuhan alutsista baru ke depan, pemerintah akan lebih sedikit melakukan pembelian.

“Kita beli sedikit-sedikit, tapi baru semua,” kata dia.

Alutsista menjadi perhatian presiden Jokowi pasca peristiwa jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Medan, Sumatera Utara. Presiden menginstruksikan dilakukannya perombakan sistem pengadaan alutsista sehingga tidak membahayakan prajurit. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.