Senin, 20 September 21

Tim Transisi Pelajari Langkah Australia

Tim Transisi Pelajari Langkah Australia
* Zuhairi (pertama dari kiri) menghadiri acara Diskusi Sepakbola & Kedaulatan Bangsa di Jakarta, Jumat (29/5). (goal.com)

Jakarta – Dalam membenahi sepakbola nasional, Tim Transisi juga mempelajari kasus-kasus yang terjadi di negara lain. Di mana ada beberapa federasi sepakbola yang diintervensi oleh Pemerintah mereka.

Salah satunya, Pemerintah Australia yang pernah melakukan intervensi terhadap federasi sepakbola Australia. “Sebut saja beberapa negara seperti Brunei Darussalam, Australia, Lebanon, semua negara yang federasi sepakbolanya diintervensi, prestasinya melesat,” kata Zuhairi Misrawi, anggota Tim Transisi dalam acara Ngobrol Bareng Soal Kebangsaan dengan tema Sepakbola dan Kedaulatan Bangsa di Jakarta, Jumat (29/5) siang.

“Maka itu, kami akan belajar langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Australia. Bahkan, mereka mengubah secara ekstrem federasi sepakbolanya. Dan hasilnya sekarang mereka berprestasi. Selain itu, kami juga pelajari Jepang dan Korea,” tambah pria yang menjabat sebagai koordinator kelompok kerja komunikasi Tim Transisi itu.

Zuhairi menambahkan, semestinya masyarakat Indonesia tidak perlu takut sanksi dari FIFA. “Poinnya bukan soal sanksi, poinnya membenahi tatakelola sepakbola. Saya melihat temuan Tim Sembilan, jadi merasa miris sekali,” tuturnya.

“Bagaimana bisa seorang sekjen PSSI menjadi ketua PT Liga (Indonesia), banyak peraturan FIFA dan PSSI yang dilanggar. Jadi, menurut saya memang harus ada terapi yang sangat darurat dari kita semua untuk memperbaiki tatakelola,” tegasnya.

“Kami berharap kita tidak disanksi. Tapi kalau disanksi, kami akan bekerja keras untuk membenahi sepakbola kita,” janjinya.

Di sisi lain, dalam acara diskusi tersebut memang membahas tema seputar refleksi Hari Kebangkitan Nasional serta adanya gonjang-ganjing persepakbolaan nasional dan internasional. Itu berkaitan dengan kedaulatan sebagai Bangsa yang tergabung dengan FIFA. Selain Zuhairi, hadir sebagai narasumber adalah Carlos Varon dan Prof. Dr. Refli Harun. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.