Selasa, 29 November 22

Tim Gabungan Bongkar APK Paslon Gubernur Sumbar

Tim Gabungan Bongkar APK Paslon Gubernur Sumbar

Padang. Obsessionnews – Satu pleton anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dikerahkan untuk membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang masih terpasang di sejumlah tempat dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang.

Kasat Satpol PP Padang, Firdaus Ilyas mengatakan, petugas yang dikerahkan untuk penertiban dibagi menjadi empat kelompok yang akan bergabung dengan tim lain dari BKN, Panwaslu dan KPU Kota Padang. Masing-masing tim dibagi menjadi empat kelompok yang akan menyasar ke empat penjuru angin, yaitu utara, timur, selatan dan pusat kota atau barat.

“Penertiban ini kita lakukan secara gabungan dengan membagi pada empat kelompok. Tim gabungan menertibkan APK paslon di 11 kecamatan yang ada di Kota Padang,” kata Firdaus Ilyas saat melakukan persiapan penertiban di Kantor Satpol PP Padang, Kamis (17/9).

penertiban baliho

Penertiban APK yang berlangsung mestinya hari yang terkahir. Namun karena ada kesepakatan lisan antara kedua tim sukses (timses) paslon dan KPU Kota Padang, penertiban dilakukan hanya yang terpasang selain di posko pemenangan.

“Sapu Ranjau (Penertiban) kali ini, ada yang bisa kita ambil dari kesepakatan, sesuai dari aturan Panwaslu harus di buka semua tapi kawan kawan Timses dari kedua pihak, APK yang ada di posko jangan di buka walaupun yang dibuat sendiri, sedangkan KPU Padang minta cari waktu untuk pendataan posko,” ujar Firdaus.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panwaslu Kota Padang Aswir mengatakan semua atribut yang masih terpasang harus dibongkar kecuali yang dibuat KPU. Panwaslu tidak merekomendasikan untuk dilakukan penundaan pembongkaran.

“Kami menjalankan peraturan. Kami rekomendasi untuk tetap di buka tanpa terkecuali, namun jika ada kesepakatan tertulis antara paslon, Pemko dan KPU mungkin baru bisa kita terima, namun ini tidak ada,” jelas Aswir.

Aswir mengatakan, pihaknya akan mengkaji kembali hasil pertemuan tersebut, sementara pihaknya tidak pernah merekomendasikan untuk melakukan penundaan pembongkaran APK. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.