Kamis, 2 Desember 21

Tiga Tahanan Rutan Wonosobo Kabur Lewat Genteng

Tiga Tahanan Rutan Wonosobo Kabur Lewat Genteng

Semarang, Obsessionnews – Kabar kaburnya 3 narapidana di Rumah Tahanan (rutan) Wonosobo diamini oleh Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah, Bambang Sumardiono. Ketiga tahanan kabur dengan menjebol plafon ruang tahanan pada dini Rabu (25/5/2016) dini hari.

“Saya kemarin dari Jogja, terus lari ke Wonosobo. Saya lihat langsung terjadiny gangguan keamanan. Memang ada pelarian, statusnya tahanan. Jamnya kurang lebih setengah empat subuh,” kata dia usai peresmian sekretariat Tim PORA, Kamis (26/5/2016).

Ketiga tahanan kabur adalah Wasiono, warga Desa Singorojo, Kabupaten Kendal tahanan kasus perampokan brankas BMT Wadaslintang Wonosobo. Sedangkan dua lainnya adalah Muamar dan Dono Sukur, masing-masing warga Dusun Silandak, Kecamatan Mojotengah, dan warga Dusun Rego, Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Keduanya tahanan kasus pencurian.

Cara para tahanan kabur dengan membongkar plafon ruang tahanan. Mereka ditahan dalam satu ruangan besar berisi 37 orang. Berhasil membongkar plafon, para tahanan naik ke genteng ruang tahanan yang kemudian turun dan langsung menuju tembok benteng rutan.

“Disitu ada tembok yang agak dekat dengan tembok benteng. Mereka naik menggunakan sarung yang diikat ke atas,” tuturnya.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan petugas Kepolisian Wonosobo untuk segera melakukan penangkapan terhadap ketiga tahanan tersebut. Tim Rutan Wonosobo juga turut mencari keberadaan ketiga tahanan tersebut.

“Mereka kurang lebih sudah hampir tiga puluh hari disitu, sudah cukup lama. Selama ini Wonosobo juga jarang terdengar gangguan keamanan. Baru kemarin aja,” paparnya.

Terkait kelalaian petugas, Bambang mengaku belum menemukan hal dimaksud. Saat ini, tim dari Kemenkumham Jateng telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan apakah ada indikasi keterlibatan petugas.

“Hari ini tim turun kesana untuk memeriksa, sejauh mana apakah ada keterlibatan langsung atau tidak atau kelengahan atau yang lain-lain,” tandasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.