Minggu, 17 Oktober 21

Tiga Perusahaan di Surabaya Nikmati ‘Dana Siluman” APBD DKI ?

Tiga Perusahaan di Surabaya Nikmati ‘Dana Siluman” APBD DKI ?
* CV Air Putih, Jalan Lagir Sidomukti, Gang 9 No 22, RT 012/ RW 003 Kelurahan Jagir Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pemenang tender proyek Dinas Pendidikan DKI Jakarta

Surabaya, Obsessionnews – Perusahaan pengadaan uninterruptable power supply (UPS) atau perangkat penyedia daya listrik cadangan, dan peralatan pendidikan senilai Rp 105 miliar yang tercantum di APBD 2014 versi DPRD DKI Jakarta, diduga kuat salah satunya beralamat di Kota Surabaya, Jawa Timur. Dalam proyek Dinas Pendidikan DKI Jakarta, tiga perusahaan di antaranya berdomisili di Surabaya. Salah satu di antaranya adalah CV Air Putih.

Penelusuran obsessionnews.com, CV Air Putih, Jalan Jagir Sidomukti, Gang 9 No. 22, RT 012/ RW 003 Kelurahan Jagir Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, sebagai pemenang lelang  pengadaan UPS SMKN 44 Jakarta Pusat. Dalam pengadaan peranti pendidikan itu, CV Air Putih yang memiliki NPWP 31.697.972.3-609.000 menggeser sejumlah perusahaan dengan harga penawaran Rp5,830 miliar dari pagu Rp5,999 miliar.

Kantor CV Air Putih berumah  rumah. Sayangnya, rumah berlantai dua di kawasan Surabaya Selatan ini lama tidak ditempati oleh pemiliknya. Bambang , seorang warga setempat, mengatakan, pemilik rumah tersebut atas nama Roeki, purnawirawan TNI AL.

“Tapi yang menempati sekarang putranya, Puguh. Dia sering keluar kota, jarang pulang ke rumah,” ungkap Bambang ketika ditemui obsessionnews.com, Sabtu (28/2).

Rumah berukuran 7 m x 12 m tersebut, hanya sebagai tempat tinggal. Warga tak mengetahui jelas tentang keberadaan kantor Puguh. “Saya pernah dengar dia rekanan Dinas Pertanian,” katanya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuding anggota DPRD DKI Jakarta membuat “dana siluman” melalui anggaran versi sendiri tanpa melalui e-budgeting.

Banyak program unggulan yang dipotong dan dialihkan menjadi proyek-proyek dinilai fiktif. Untuk Dinas Pendidikan disebut-sebut sebanyak Rp 105,876 miliar. Proyek itu selain pengadaan UPS adalah proyek pengadaan alat peraga untuk PAUD (Rp 15 miliar), peralatan audio class SD (Rp 4,5 miliar), dan professional development for teacher melalui pelatihan guru ke luar negeri (Rp 25,5 miliar). (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.