Senin, 18 Oktober 21

Tiga Karung Koin Terkumpul, Rakyat Indonesia Desak Abbott Minta Maaf

Tiga Karung Koin Terkumpul, Rakyat Indonesia Desak Abbott Minta Maaf

Jakarta, Obsessionnews – Koordinator Koalisi Pro Indonesia Rahmat Himran mengatakan bahwa aksi penggalangan dana untuk aksi protes terhadap pernyataan Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott, yang telah dilakukan selama lebih kurang sepekan tersebut, telah berhasil mengumpulkan tiga karung koin.

“Sampai saat ini kita sudah terkumpul tiga karung berisi koin. Kalau tidak salah, akan di kirim dua karung lagi dari Aceh,” ujar Rahmat dalam aksinya di Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2015).

Dia menyampaikan, para relawan rencananya akan menyerahkan koin tersebut untuk Abbott melalui Kedutaan Australia yang berada di Jakarta. Kemudian, waktu untuk penyerahan akan dilakukan satu hari sebelum dilaksanankannya eksekusi mati bagi para terpidana kasus narkotika oleh pemerintah Indonesia.

Selain di Jakarta, lanjut Rahmat, pengumpulan #koin untuk Abbott tidak hanya dilakukan di Jakarta saja. “Aksi serupa juga dilakukan para relawan di Aceh, Padang-Sumatra Barat, dan di Kalimantan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta agar Abbott  untuk meminta maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia terkait pernyataannya yang menyinggung soal bantuan kemanusian bencana Aceh.

“Masyarakat Indonesia percaya rakyat Australia adalah sahabat yang tulus dan baik. Namun dengan keengganan Tony Abbott meminta secara terbuka kepada rakyat Indonesia dan dunia internasional,” kata Ketua Pengurus Wilayah KAMMI Aceh, Darlis Aziz saat menggelar aksinya di Bundaran HI.

Menurut dia, pernyataan PM Australia itu menujukan bahwa negara itu tidak tulus dalam memberikan bantuan.”Bantuan Australia hanya kedok untuk bisa mengintervensi kedaulatan Indonesia dan mungkin negara lain,” kata Darlis. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.