Rabu, 5 Agustus 20

Tiga Kali Jadi Menteri Bukti Kredibilitas Mumpuni Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Tiga Kali Jadi Menteri Bukti Kredibilitas Mumpuni Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
* Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Tiga kali menduduki posisi menteri dengan bidang berbeda sudah menjadi cukup bukti untuk menilai kompetensi dan kredibilitas mumpuni dari Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Dikutip dari majalah Mens Obsession edisi April 2020 pada Senin (11/5/2020) tertuliskan, mengawali kiprahnya di kementerian sebagai Wakil Menteri Keuangan era Kabinet Indonesia Bersatu di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), nama Bambang terus menjadi magnet hingga pimpinan pemerintahan berganti kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Oleh Jokowi di era Kabinet Indonesia Kerja, putra dari Soemantri Brodjonegoro ini pernah diserahi tugas sebagai Menteri Keuangan, lalu bergeser ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), dan sekarang dipercaya menjadi Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kepercayaan yang diberikan negara selama tiga periode pemerintahan dari dua presiden berbeda itu merupakan apresiasi atas profesionalismenya. Tidak berdasarkan pertimbangan politik.

Memang, alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang meraih Ph.D. bidang Ilmu Regional dan Ekonomi Pembangunan di University of Illinois at Urbana-Champaign ini memiliki performa kinerja yang luar biasa.

Saat menjabat sebagai Menteri Keuangan, Bambang mengeluarkan banyak kebijakan strategis semisal mengegolkan kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak.

Kemudian, ketika menjabat sebagai Menteri PPN ia menggawangi rencana pemindahan ibu kota negara. Dan, kini ia melakoni tugas sebagai Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan
Riset Inovasi Nasional. (MO)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.