Selasa, 25 Januari 22

Tiga Atlet Pendulang Emas Kembali ke Tatar Pasundan

Tiga Atlet Pendulang Emas Kembali ke Tatar Pasundan

Bandung,  Obsessionnews.com – Sepuluh hari menjelang pelaksanaan  PON XIX 2016, 3 Atlet Jabar Pendulang emas kembali ke Pangkuan Pasundan setelah komisi Keabsahan PB PON mengesahkan mereka sebagai Atlet Jabar Pada PON Pekan mendatang.

Demikian disampaikan  Ketua Tim Hukum Koni Jabar Tugiman di Sekretariat Koni Jabar Jl.Padjadjaran No.37 Bandung, Rabu (7/9/2016).

Tugiman yang juga Staf Pengajar di Universitas Pasundan Bandung  menjelaskan keabsahan atlet tersebut tertuang dalam keputusan Komisi Keabsahan PB PON Nomor : 58 dan 59/Keabsahan-Pon/IX/2016 tanggal 8 September 2016, atas nama Tonny Mamiri (Panjat Tebing), Imam Tauhid R (Karate) dan Hernowanto (Bilyard).

Didepan awak media Tugiman mengapresiasi Komisi Keabsahan yang telah bekerja dengan teliti, jernih dan profesional, sehingga 3 atltet yang semula terkatung- katung nasib dan masa depanya hari ini memiliki kepastian untuk berjuang dan berprestasi mengharumkan nama Jawa Barat maupun Indonesia pada Event Sea Games  maupun Asean Games pada masa yang akan datang dan pihaknya akan terus mengkawal ketiga atlet tersebut sampai terwujudnya harapan serta impian Jabar Kahiji.

Ketika ditanya kemungkinan lanjutan dari sengketa hukum terkait 3 Atlet tersebut tugiman menyatakan tidak perlu mengandai-andai.

“Saya ainul yakin, Jawa tengah akan legowo demi merah putih dan kebesaran bangsa, PON kan hanya bagian dari penyiapan atlet untuk bertarung pada event yg lebih besar untuk keharuman dan kehotmatan martabat bangsa, Jateng saya pikir pasti ok,” tandasnya.

Namun menurut Tugiman apabila ada pihak yang masih berupaya mengganjel dan menghalangi mereka berprestasi dan berjuang mengharumkan nama bangsa, sambil berkelakar Tugiman menyampaikan kalau ingin coba menggarami laut ya silahkan  pihaknya sudah menyiapkan jurus dan strategi jitu untuk menanggapinya,” tegas Tugiman. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.