Selasa, 20 Oktober 20

Tidak Mau Berpisah dengan Tas, Perempuan Ini Masuk Mesin Sinar-X

Tidak Mau Berpisah dengan Tas, Perempuan Ini Masuk Mesin Sinar-X
* Seorang perempuan asal Cina masuk ke mesin sinar-X di sebuah stasiun karena tidak mau berpisah dengan tasnya. (BBC)

Khawatir tas Anda dicuri saat bepergian? Perempuan asal Cina ini merasa demikian sehingga dia rela masuk ke mesin sinar-X bersama tasnya.

Para petugas di Stasiun Kereta Dongguan, Cina bagian selatan, kaget bukan main ketika melihat siluet manusia pada monitor sinar-X yang memindai barang-barang bawaan penumpang.

Sebuah video daring menunjukkan insiden ini terjadi pada Minggu (11/2), saat rakyat Cina pulang ke kampung halaman mereka guna merayakan liburan Imlek.

Seperti dilansir BBC, dalam rekaman terlihat seorang penumpang kereta menaruh kopernya pada ban berjalan mesin sinar-X, kemudian berjalan melalui gerbang pemindaian seraya menjinjing sebuah tas kecil.

Dia kemudian diminta menaruh juga tas kecilnya ke mesin sinar-X, namun dia menolak berpisah dengan tasnya.

Tanpa berkata apa-apa, dia memanjat ke mesin sinar-X sambil tetap memakai sepatu berhak tinggi. Potret sinar-X menampilkan perempuan itu berlutut di dalam mesin bersama tasnya.

Petugas yang melihat sontak tertawa terbahak-bahak.

Setelah keluar dari mesin, perempuan tersebut memeriksa tas-tasnya dan langsung pergi.
Hak atas foto Pear Video

Belum jelas mengapa perempuan itu tak rela berpisah dengan tasnya. Namun, umumnya, orang-orang Cina yang mudik ke kampung halaman menjelang Imlek membawa serta uang tunai dalam jumlah banyak.

Hikmahnya, sejak kejadian itu, para petugas di Stasiun Kereta Dongguan mengimbau para penumpang tidak memasuki mesin sinar-X lantaran radiasi yang dipancarkan ke tubuh manusia bisa berbahaya.

Pada liburan Imlek lalu, diperkirakan sebanyak 390 juta orang menumpang kereta di Cina menuju kampung halaman masing-masing. (bbc.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.