Senin, 17 Januari 22

Tes Kesehatan Balon, Dari Puasa Sampai Tahan Kencing

Tes Kesehatan Balon, Dari Puasa Sampai Tahan Kencing
* Soemarmo usai melakukan pemeriksaan kesehatan

Semarang, Obsessionnews – Seluruh bakal calon kepala daerah kota Semarang mengikuti tes pemeriksaan kesehatan yang digelar Komisi Pemilihan Umum pada Rabu, (29/7/2015). Tiga pasangan balon Walikota dan Wakil Walikota yakni Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso, Soemarmo Hadi S-Zuber Safawi, dan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanto Rahayu datang ke Gedung Rehabilitasi Medik, RSUD Ketileng, sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam konferensi pers, ketiganya optimis lolos dalam tahap kesehatan ini. Meski begitu, masing-masing memiliki cerita tersendiri tentang proses pemeriksaan tersebut.

“Sampai sekarang, saya belum kencing, makanya saya minta dokter untuk ceat-cepat melakukan pemeriksaan,” ujar bakal calon Soemarmo disambut gelak tawa awak media.

Cerita berbeda disampaikan bakal calon Hendrar Prihadi. Calon incumbent itu harur puasa sejak semalam. “Dokter minta puasa sejak pukul sepuluh malam. Itu sih tidak jadi soal. Yang lumayan berat itu menahan kencing sejak tadi pagi jam 06.00,” terang Hendi-panggilan akrabnya.

Hendi mengaku tes ini cukup menguras tenaga
Hendi mengaku tes ini cukup menguras tenaga

Begitu pula kisah calon Walikota Sigit Ibnugroho yang kerepotan karena saran dokter untuk istirahat sebelum pukul 22.00 WIB. “Ada beberapa hal yang kurang karena tidurnya justru jam 12 malam lebih,” tutur pasangan Sibagus itu.

Petugas medis yang memeriksa para calon. Dr Elang Sumambar menjelaskan, standar tes kesehatan yang diberlakukan setara dengan pemeriksaan calon presiden. “Pemeriksaan yang kita lakukan sama atau mendekati pemeriksaan saat Pilpres, kami memang menghendaki itu,” ujar Ketua Ikatan Dokter (IDI) Semarang itu.

Terdapat sembilan tahap yang masing-masing menghabiskan waktu selama 2 jam 30 menit. Khusus untuk Hevearita, pihaknya memberikan pemeriksaan tambahan berupa Pap Smear. Hasil tes akan keluar dalam dua tiga hari kedepan.

Ketu Komisi Pemilihan Umum Kota Semaraang, Henry Wahyono menegaskan hasil tes bakal menentukan kelolosan seorang calon. “Kalau hasil tidak kompatibel atau tidak bisa jalankn tugs jadi Walikota ya tidak bisa lolos. Nanti kami lihat secara spesifik,” pungkasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.