Selasa, 20 Oktober 20

Tes Cepat Covid-19 segera Digelar di 133 Negara

Tes Cepat Covid-19 segera Digelar di 133 Negara
* Alat rapid diagnostic test Corona RI-GHA Covid-19. (Foto: CNN Indonesia)

Sebuah tes terbaru terkait virus Corona (Covid-19) yang cepat memberi hasil dalam hitungan menit bakal digelar di 133 negara.

Tes yang dapat mendiagnosis Covid-19 dalam hitungan menit ini, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), akan secara dramatis memperluas deteksi kasus di negara-negara pendapatan menengah dan rendah.

Tes seharga US$5 atau sekitar Rp70.000 ini dinilai akan memperbaiki kemampuan negara-negara miskin untuk melacak Covid-19, mengingat negara-negara tersebut kekurangan petugas layanan kesehatan dan laboratorium.

Dalam sebuah kesepakatan dengan pihak pembuat tes, sebanyak 120 juta unit tes akan diproduksi selama enam bulan.

Pejabat WHO menyebutnya sebagai pencapaian besar dalam penanganan Covid-19.

Jarak waktu yang panjang antara menjalani tes dan mendapatkan hasilnya, telah menghambat upaya banyak negara untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

Di sejumlah negara dengan tingkat penularan tinggi, termasuk India dan Meksiko, para ahli mengatakan jumlah tes yang rendah telah mengaburkan penyebaran aktual wabah Covid-19.

“Tes baru yang mudah dibawa dan mudah digunakan” ini akan memberi hasil dalam 15-30 menit, bukan lagi hitungan jam atau hari, kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam siaran persnya, Senin (28/9/2020).

Produsen obat Abbott dan SD Biosensor sudah setuju dengan Bill and Melinda Gates Foundation untuk memproduksi 120 juta unit tes, kata Dr Tedros.

Kesepakatan ini akan menjangkau 133 negara, termasuk banyak negara di Amerika Latin yang terpukul karena pandemi dalam hal tingkat kematian dan penularan.

“Ini adalah tambahan penting untuk kapasitas tes mereka, terutama di kawasan dengan tingkat transmisi yang tinggi,” tambah Dr Tedros.

“Ini akan membuat perluasan tes, khususnya di daerah yang sulit terjangkau, yang tak memiliki fasilitas laboratorium atau tenaga kesehatan yang cukup terlatih untuk mengoperasikan tes,” tandasnya. (Red)

Sumber: BBC Magazine 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.