Kamis, 23 Mei 19

Tertutup Lumpur 1 Meter, Black Box VCR Susah Ditemukan

Tertutup Lumpur 1 Meter, Black Box VCR Susah Ditemukan
* Tim gabungan Basarnas dalam misi pencarian Lion Air. (Foto dokumentasi Basarnas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kepala Badan SAR Nasional atau Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan tim gabungan sulit menemukan black box atau kotak hitam cockpit voice recorder atau CVR milik pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang.

Alat perekam percakapan di kokpit itu kata dia, sudah terpendam lumpur, sehingga sulit menangkap sinyal dari atas permukaan.

“Lumpur yang ada di situ, kalau ditusuk pakai besi, satu meter pun belum sampai ke dalam. Lumpurnya lebih dari satu meter,” kata Syaugi saat menyampaikan keterangan pers di Posko Evakuasi Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Syaugi melanjutkan, pantulan ping sinyal dari CVR sebelumnya sudah terdengar berdasarkan temuan alat Remote Operated Vehicle (ROV).

Sejak hari pertama pencarian, ROV pun telah menjangkau sejauh 250 meter mengitari titik yang awalnya diduga pusat jatuhnya pesawat.

Ia memastikan, badan pesawat belum ditemukan hingga saat ini. “Itu kami belum temukan. Yang kami temukan, hanya skin (kulit pesawat). Kalau serpihan cukup banyak,” ujarnya.

Rencananya operasi tim gabungan memperpanjang masa pencarian hingga tiga hari ke depan, dimulai sejak Senin 5 November 2018.

Selain mencari CVR dan badan pesawat, tim juga masih memprioritaskan pencarian korban. Saat ini, sudah 14 kantong jenazah diserahkan oleh pihak Basarnas ke Rumah Sakit Polri, Jakarta. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.