Minggu, 19 September 21

Ternyata, Setya yang Minta Ketemu Maroef Bahas Freeport

Ternyata, Setya yang Minta Ketemu Maroef Bahas Freeport

Jakarta, Obsessionnews – Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengaku dirinya tidak pernah meminta untuk bertemu dengan Ketua DPR RI Setya Novanto guna membahas persoalan industri tambang khusus berkaitan dengan Freeport.

Hal itu diakui Maroef saat bersaksi dalam sidang pelanggaran etik Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Kamis (3/12/2015). Ia mengatakan, Setya lah yang berkali-kali meminta dirinya untuk bertemu membahas persoalan Freeport, melalui salah satu Komisaris PT Freeport Indonesia, Marzuki Darusman.

“Awal saya dapat posisi Januari 2015, saya sudah diminta untuk kiranya bertemu dengan Ketua DPR Setya Novanto. Permintaan itu datang dari salah satu komisaris, meminta agar bisa ketemu Ketua DPR,” ungkapnya.

Bahkan menurut Maroef, permintaan Setya Novanto itu disampaikan ‎pada saat Maroef masih menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sementara Setya saat itu belum menjadi ketua DPR, melainkan fungsionaris Partai Golkar.

“Waktu itu saya katakan, baik akan bertemu, tapi di kantor. Saya tidak tahu apa maksud dan tujuannya, dan pertemuannya tidak jadi,” tutur mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini.

Pada pertemuan pertama tidak hanya dihadiri oleh Ketua DPR, tapi ketua MPR dan DPD pada April 2015. Namun, ia mengatakan pertemuan itu hanya membahas sepak terjang Freeport, dan kontribusinya dalam pembangunan di Papua.

‎Di akhir pertemuan, Maroef membeberkan, Setya Novanto selalu meminta agar dirinya mau bertemu lagi di lain waktu. Setya bilang dirinya akan membawa seorang pengusaha.

“Pak Maroef kapan-kapan kita ketemu lagi ya. Kita ngopi-ngopi. Dan saya kenalkan dengan kawan saya. Saya nggak tahu dan nggak tanya siapa kawan itu,” bongkar Maroef yang juga adik Wakil Menteri Pertahanan RI Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin. (Albar)

Maroef -1

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.