Minggu, 25 Oktober 20

Ternyata Nama Taman Nasional Lorentz di Papua Diambil dari Nama Orang Belanda

Ternyata Nama Taman Nasional Lorentz di Papua Diambil dari Nama Orang Belanda
* Laman mesin pencarian Google menampilkan doodle Taman Nasional Lorentz  di Provinsi Papua pada Rabu (4/12/2019) dini hari. (Foto: Google)

Jakarta, Obsessionnews.com – Laman mesin pencarian Google menampilkan doodle Taman Nasional Lorentz di Provinsi Papua pada Rabu (4/12/2019) dini hari. Pantauan obsessionnews.com  kata kunci Taman Nasional Lorentz bertengger di peringkat pertama di antara 10 berita yang menjadi trending topic di Google Trends pada Rabu hingga pukul 08.54 WIB, dan ditelusuri lebih dari 200.000 kali.

 

Baca juga:

Diisukan Mau Kolaps, Bukalapak Hilang dari Google Playstore

Chrisye Tayang di Google Doodle

Panglima TNI Tinjau Baksos Kesehatan di Kampung Skouw, Papua

Papua Banyak Sumbangkan Atlet Nasional di Olahraga

 

Dikutip dari  laman laman Wikipedia.org Taman Nasional Lorentz memiliki luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha, dan merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara.

Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya. Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini. Ada juga Proyek Konservasi Taman Nasional Lorentz yang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini.

Sejak 2003 hingga kini World Wide Fund for Nature (WWF)-Indonesia Region Sahul Papua sedang melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Taman Nasional Lorentz. Tahun 2003- 2006 WWF telah melakukan pemetaan di Wilayah Taman Nasional Lorentz yang berada di Distrik (Kecamatan) Kurima Kabupaten Yahukimo, dan Tahun 2006-2007 ini pemetaan dilakukan di Distrik Sawaerma Kabupaten Asmat.

Ternyata nama taman nasional ini diambil dari seorang penjelajah asal Belanda, yakni Hendrikus Albertus Lorentz,yang melewati daerah tersebut pada tahun 1909 yang merupakan ekspedisinya yang ke-10 di taman nasional ini.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.