Sabtu, 4 Desember 21

Ternyata, Chiropractic Sekelas Pijat Tradisional

Ternyata, Chiropractic Sekelas Pijat Tradisional

Terapi chiropractic yang diduga menyebabkan kematian Allya Siska Nadya, rupanya masuk kategori pengobatan tradisional menurut Dinas Kesehatan DKI. Metodenya pun tidak masuk ilmu kedokteran moderen. Jadi, nyawa Allya terenggut oleh seorang battra atau pengobat tradisional.

Hal ini terungkap melalui pengakuan Perhimpunan Chiropraksi Indonesia (Perchirindo), organisasdi praktisi chiropractic resmi di Indonesia yang bediri sejak 2005. Menurut Daud Pranoto, Bendahara Umum sekaligus Kepala Dewan Registrasi Perchirindo Daud, pratisi chiropractic dikategorikan sebagai battra sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 1076/Menkes/SK/VII/2003.

“Kalau masuk kategori pengobatan tradisional, maka yang memberi izin adalah Dinkes. Rekomendasi untuk membuka praktik bisa mendapat rekomendasi dari kami,”ungkap Daud.

Lantas bagaimana dengan dokter-dokter chiropractic yang menjadi terapis di klinik-klinik di bawah Chiropractic First, tempat Allya mengalami malpraktik? Daud menjelaskan, sebagian besar praktisi Chiropractic First tak terdaftar di asosiasi. Dari belasasn praktisi yang tersebar di belasan klinik Chiropractic First milik asing itu, hanya tiga praktisi yang terdaftar di Perchirindo.

Daud menambahkan, meskipun menyandang titel dokter, para praktisi chiropractic memang belum diakui oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pasalnya, itu tadi, metode ini sendiri belum masuk dalam disiplin ilmu kedokteran modern yang diakui secara universal.

Sebagai tambahan, ahli chiropractic pertama di Indonesia adalah dr Sukarto yang kini menjabat Ketua Umum Perchirindo dan dr Tinah Tan (Wakil Ketua Umum Perchirindo). dr. Sukarto sendiri pernah dipanggil sebagai saksi Menurut Tinah Tan dalam tulisannya, terapi chiropractic sebenarnya sudah mulai dikenal masyarakat di Indonesia sekitar tahun 2000. Saat itu, mulai ada beberapa masyarakat Indonesia melakukan terapi chiropractic di luar negeri, seperti Singapura, Amerika Serikat, dan Australia.

Kebanyakan pasien datang untuk mengatasi nyeri tulang belakang, saraf terjepit, hingga skoliosis atau bentuk tulang belakang yang membengkok seperti huruf S. Chiropractor pun dianggap sebagai kedokteran komplementer.Untuk pendidikan chiropractic, meski di Indonesia belum diakui sebagai ilmu kedokteran, para chiropractor Indonesia memiliki dasar medis. Sebab, syarat untuk dapat mengikuti pendidikan chiropractor di Indonesia adalah lulusan kedokteran.

Sejak tahun 2009, para dokter yang ingin menjadi chiropractor harus menempuh pendidikan di Biomechanical Medicine Conversion Course (BMCC) Jakarta. Ilmu yang dipelajari mulai dari teknik chiropractor hingga prosedur yang dilakukan.Program di Biomechanical Medicine ini dikonversikan untuk dokter umum. Untuk bisa berpraktik sebagai chipractor pun, mereka harus mengantongi sertifikat dari Perchirindo. Begitu pula dengan chiropractor asing dari luar negeri.

Tim Obsession News

Kasus dugaan malpraktik Allya Siska Nadia ini pertama kali diberitakan oleh situs berita Obsessionnews.com, pada Senin, 4 Januari 2015, baru kemudian diberitakan oleh berbagai kalangan media massa.

Baca juga:

Allya Siska, Gadis Cantik Wafat Setelah Terapi
Bayar Pengobatan 17 Juta, Siska Malah Meninggal
Salah Terapi di Chiropractic, Nyawa Adikku Melayang 6 Jam
Siska dan Dunia Sosmed
Kasus Malpraktik Siska, IDI Belum Dipanggil Polda
Anggota DPR ini Nyaris Jadi Korban Tewas Mirip Siska
Kasus Siska, DPR Sarankan Pihak Korban Gugat Dinas Pariwisata
Ternyata, Siska Tidak Pernah Mau Merepotkan Orangtua
Meninggalnya Siska Mengagetkan Teman-temannya
Kasus Siska, Kejanggalan Klinik First Chiropractic Terbongkar
Belajar dari Kasus Siska, Hati-hati Memilih Tempat Berobat!
Izin Klinik Kesehatan Masih Amburadul, Nyawa Siska Melayang
‘Pembunuh’ Siska Diduga Kabur, Polisi Sudah Proses Hukum
Terapis ‘Pembunuh’ Siska Tersangkut Kasus Malpraktik di AS
Akhirnya, Ketahuan Klinik Siska Meninggal Tak Punya Izin
Metode Chiropractic Ternyata Sudah Makan Korban Sejak Lama

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.