Selasa, 7 Desember 21

Terkait RS Sumber Waras, DPRD DKI Laporkan Ahok ke KPK

Terkait RS Sumber Waras,  DPRD DKI Laporkan Ahok ke KPK
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Popi Rahim/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Perseteruan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan DPRD DKI semakin memanas terkait pembelian lahan RS Sumber Waras di Grogol, Jakarta Barat. Panitia Khusus (Pansus) DPRD akan melaporkan Ahok ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (30/10/2015). (Baca: Ribuan Massa Akan Tangkap Ahok Besok Pagi?)

“Alasan salah satu rekomendasi kita meminta aparat hukum untuk mengambil langkah karena Pemda tidak mengikuti rekomendasi BPK dan adanya indikasi kerugian daerah sebesar Rp191 miliar,” kata Wakil Ketua Pansus DPRD DKI Prabowo Soenirman saat dihubungi, Kamis (29/10). (Baca: Jutaan Pendukung Ahok Siap Lawan Eggi Sudjana)

Politisi Gerindra itu menjelaskan, laporan Pansus DPRD DKI terkait pembelian 36 ha lahan ini mengikuti keluarnya laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Temuan BPK harus ditindaklanjuti,” ujarnya. (Baca: Eggi Sudjana Ancam Tangkap Ahok, Ahok: Silakan!)

Sementara itu Ahok tidak tinggal diam. Mantan politisi Gerindra ini menilai Pansus tak menunjukkan aktivitas politik yang benar dalam kasus ini. Ia menilai Pansus hanya ingin menjatuhkan dirinya. Ahok mengasihani DPRD DKI yang seakan-akan tidak mengerti tujuan pembentukan Pansus. (Baca: Ahok Tidak Takut Ditangkap, Pasti Melawan!)

Selain itu mantan Bupati Belitung Timur ini juga menuding penyidik BPK DKI tendensius terhadap audit kasus pembelian lahan RS Sumber Waras. Ahok melaporkan BPK DKI ke Mahkamah Etik BPK.

“Saya kirim surat ke Mahkamah Etik BPK. Saya menganggap Kepala BPK DKI terlalu tendensius menjadikan ini (pembelian lahan RS Sumber Waras) untuk dibalikkan. Barang sudah dibeli harganya juga di bawah NJOP,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/10).

Penyidik BPK DKI memaksa Ahok untuk mengembalikan pembelian lahan yang diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar itu. Tetapi, menurut Ahok, tindakan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah. Sebab, mengembalikan tanah tidak semudah membalikkan telapak tangan. “Kalau dikembalikan merugikan negara enggak? Merugikan,” katanya.

Sebelumnya terkait dengan kasus RS Sumber Waras pengacara Eggi Sudjana mengancam akan mengerahkan ribuan massa untuk menangkap Ahok. Eggi mengeluarkan ancaman itu dalam sebuah diskusi di Tebet Dalam, Jakarta, Selasa (20/10). Menurutnya, alasan penangkapan Ahok ini terkait dengan paparan mantan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto mengenai kasus korupsi lahan RS Sumber Waras. Eggi sebelumnya akan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya terkait dengan laporan tentang kasus korupsi yang diduga melibatkan Ahok. (Baca: Anton Medan Tunggu Telepon Eggi Jika Berani Tangkap Ahok)

Menurut Eggi, jika pihak kepolisian tidak merespons bagus, dia akan mengerahkan ribuan massa untuk menangkap Ahok pada Rabu (28/10) bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

“‎Kalau penegak hukum tak kunjung bergerak kita harus bergerak sendiri, mari kita ke Balai Kota tangkap Ahok.‎ Jangan tanggung-tanggung, harus berani. Kedaulatan rakyat punya dasar hukum juga. Dalam pasal 421 KUHP, rakyat berhak untuk menangkap Ahok, sesuai dengan isi UU tentang Kedaulatan Rakyat,” katanya dalam diskusi itu.

Namun, ternyata Eggi cuma omdo alias omong doang. Pantauan Obsessionnews.com Rabu (28/10) dan Kamis (29/10) Eggi dan ribuan massanya tak datang ke Balai Kota DKI. Padahal Ahok ada di kantornya.

Ahok terlihat santai menanggapi berita tentang dirinya akan dilaporkan ke polisi. Ahok berpendapat, itu merupakan hak warga negara Indonesia. (Baca: Inilah Sosok Ahok di Mata Mereka)

“Silakan donk, hak warga mau lapor,” ucap Ahok singkat kepada Obsesionnews di Balai Kota, DKI Jakarta khusus kepada Obsessionnews.com Rabu (28/10) siang. (mtvn/popi/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.