Selasa, 7 Juli 20

Terjangkit Covid-19, Pangeran Charles Keluar dari Istana

Terjangkit Covid-19, Pangeran Charles Keluar dari Istana
* Pangeran Charles. (NBC)

Pangeran Charles, ahli waris tahta kerajaan Inggris, positif terjangkit virus corona (covid-19) sehingga harus keluar dari istana untuk lakukan isolasi mandiri di Balmoral, salah satu kediaman kerajaan di Skotlandia.

Meski terinfeksi virus yang mematikan  tersebut, anggota kerajaan berusia 71 tahun itu diberitakan menunjukkan tanda-tanda ringan terkena virus dan dikatakan “secara umum dalam keadaan baik”.

Ratu Inggris terakhir kali bertemu Pangeran Charles pada 12 Maret dan sejauh ini “kondisinya kesehatannya dilaporkan baik-baik saja”.

Istana Buckingham mengatakan dalam pertemuan tersebut, suami Ratu, Duke of Edinburgh tidak ikut hadir dan menambahkan bahwa “semua anjuran medis sudah diikuti”.

Clarence House, kediaman resmi Pangeran Charles di London, mengatakan bahwa sesuai dengan anjuran pemerintan dan anjuran kesehatan, Pangeran Charles dan istrinya sekarang melakukan isolasi mandiri di salah satu kediaman kerajaan di Skotlandia”.

Tes terhadap Pangeran Charles dilakukan oleh staf badan kesehatan Inggris, NHS.

Dikatakan pula tidak dimungkinkan untuk diketahui dari mana Pangeran Charles mendapatkan virus corona karena kegiatan yang ia hadiri banyak dalam beberapa pekan terakhir.

Kegiatan sosial terakhir yang dihadiri Pangeran Charles terjadi pada 12 Maret, hari yang sama ketika ia bertemu Ratu Elizabeth. Namun, dalam beberapa hari terakhir ia bekerja di rumah dan hadir di sejumlah pertemuan pribadi.

Staf Pangeran Charles di Balmoral dilaporkan telah pula melakukan isolasi mandiri. Sumber istana mengatakan Pangeran Charles sudah berbicara kepaada Ratu dan juga kepada anaknya.

Wartawan BBC untuk kerajaan Inggris, Nicholas Witchell, mengatakan dalam kaitan perkembangan ini, yang terpenting adalah kondiri ratu Inggris baik-baik saja.

Ia mengatakan ketika usia ratu dan suaminya sudah menginjak 93 dan 98 tahun, tentu sudah dilakukan langkah-langkah preventif, untuk memastikan kesehatan mereka tidak memburuk.

Saat ini jumlah kematian akibat virus corona di Inggris Raya adalah 427, dengan lebih dari 8.000 kasus yang telah dipastikan.

Beberapa perkembangan lain:
• Sekitar 250.000 orang di Inggris Raya mendaftar jadi relawan penanganan virus corona ke NHS

• Pemilik kendaraan di Inggris akan dibebaskan dari uji kelayakan kendaraan rutin tiap bulan

• Tiga pusat tahanan imigrasi di Inggris menampung orang-orang dengan gejala virus corona

• Warga India mulai melakukan belanja-panik seiring “penutupan wilayah total” untuk negeri dengan populasi sebanyak 1,3 milyar orang

• Parlemen Amerika Serikat setuju dengan paket stimulus ekonomi sebesar US$2 triliun

• Kasus global virus corona sudah melewati angka 400.000 dengan kematian mendekati angka 20.000. (BBC News Indonesia)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.