Senin, 18 Oktober 21

Terima Obsession Awards, Menpar Target Kalahkan Malaysia

Terima Obsession Awards,  Menpar Target Kalahkan Malaysia

Jakarta, Obsessionnews – Penerimaan award masing-masing orang, tentu berbeda-beda dalam planning  ke depan.  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Arief  Yahya seusai menerima penghargaan Obsession Awards 2015 sebagai kategori “Ministers in 100 Days” dari Obsession Media Group (OMG), mengatakan memiliki target untuk mengalahkan pariwisata negara jiran, Malaysia.

“Dedikasi selanjutnya adalah akan mengalahkan Malaysia, Pariwisatanya Malaysia,” kata Arief Yahya kepada Obsessionnews.com ketika ditanya mengenai target apa ke depan setelah menerima Obsession Awards, Kamis (19/3) malam,  seusai acara yang digelar OMG di Hotel Kempinski Jakarta tersebut.

Arief mengakui sangat senang menerima penghargaan ini. Ia akan memberikan penghargaan ini terutama kepada rekan-rekannya di Kementerian Pariwisata. “Alhamdulillah, ternyata usaha yang kita lakukan diakui oleh masyarakat, mens obsession, semoga membuat rekan-rekan di Kemenpar lebih bersemangat lagi,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai apakah kira-kira mengetahui siapa yang menjadi penerima awards kategori “Ministers in 100 Days”, seperti diketahui kandidat lain, Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan?  Arief Yahya mengaku ia belum mengetahui secara persis siapa penerimanya.

“Pemenang belum tahu secara persis, tapi nominatornya ngak salahlah, siapapun yang terpilih 3 orang itu, saya sangat menghargai sahabat-sahabat saya, pak Jonan. Kebetualan dua-duanya disidang kabinet selalu bertiga, dan paling bandel-bandel, mungkin mens obsession salah memilih dari  3 menteri bandel,” katanya berkelakar.

“Kriteria kebandelan kali,“ ujarnya tertawa.

Namun, bagi Arief Yahya ini merupakan kegiatan yang bergensi dan bagus sekali, ia sangat  menghargai,  karena orang itu bertingkah laku sebagaimana ia dinilai dari tahun, ketahun depan, terutama korporasi ini bagus, mulai dari kementerian.

Sp

Obsession Awards 2015 memberikan penghargaan kepada 73 individu, dan perusahaan/instansi/lembaga atas acchievement, dedikasi dan inspirasi mereka bagi perusahaan, negara, lingkungan sekitar dan khalayak luas.

Obsession Awards merupakan penganugerahan yang diberikan kepada para tokoh atau lembaga dan korporasi yang berhasil mencapai kesuksesan di berbagai bidang. Penghargaan ini dibagi dalam empat kategori utama, yaitu Best Individual Achievers, Best Regional Achievers, Best SOC (BUMN) Achievers dan Best Private Sectors Achievers. Masing-masing kategori kemudian dibagi lagi ke dalam enam sub kategori.

Obsession Award didesain berbeda dengan ajang penghargaan lainnya. Kriteria penilaian tidak semata-mata difokuskan pada prestasi kerja, kinerja keuangan, ataupun kinerja operasional. Juga tidak semata pada aspek ketokohan maupun skala usaha.

“Pembobotan nilai para nominator untuk mencari yang terbaik, menggunakan pendekatan holistik dan kualitatif. Aspek-aspek penilaian banyak mengacu pada misi dan visi OMG. Yakni, demokratisasi, pemberantasan korupsi, penegakan hukum dan HAM, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sosial,” jelas MC yang membacakan acara.

Arief Yahya seperti diketahui, sejak menjabat sebagai Menteri pariwisata dan ekonomi Kreatif era Kabinet Kerja ini telah mempromosikan Indonesia semaksimalmungkin dan menarik wisatawan mancanegara sebanyak mengkin menjadi 20 juta jiwa wisman ditahun 2020.

Dalam kurun waktu 100 hari pemerintahan ini, sejumlah kebijakan strategis antara lain memberikan bebas visa untuk 5 negara. Ini merupakan salah satu strategi awal untuk mendongkrak jumlah wisatawan asing. Arief Yahya juga sukses, meluncurkan tiga program pemasaran pariwisata dalam 100 hari. Ia berhasil mencapai target 9,5 juta wisman pada 2014.

Obsession Awards merupakan penganugerahan yang diberikan kepada para tokoh atau lembaga dan korporasi yang berhasil mencapai kesuksesan di berbagai bidang. OMG adalah penerbit Majalah Men’s Obsession dan Women’s Obsession serta Situs Portal Berita Obsessionnews.com. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.