Rabu, 22 September 21

Terdakwa Eks Bupati Menangis Divonis Setahun Penjara

Terdakwa Eks Bupati Menangis Divonis Setahun Penjara

Padang, Obsessionnews – Mantan Bupati Dharamasraya, Sumatera Barat (Sumbar) Marlon Martua Situmeang, tidak sanggup menahan tangis usai sidang vonis berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, Selasa (9/6).

Majelis hakim yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Padang Reno Lsitowo, memvonis terdakwa dengan hukuman penjara selama satu tahun dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.

Terdakwa Marlon Martua Situmeang, tersandung kasus korupsi dana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh pada 2009.

Reno Listowo menyatakan jika Marlon secara sah dan meyakinkan bersalah dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sesuai dengan dakwaan subsider.

“Menyatakan secara sah, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun dan denda Rp100 Juta,” kata Reno Listowo saat pembacaan vonis, Selasa (9/6).

Usai pembacaan vonis, majelis hakim memberikan kesempatakan kepada terdakwa apakah menerima atau menolak dan menyatakan fikir-fikir. Marlon melalui kuasa hukumnya, M Kapitra Ampera menyatakan pikir-pikir dulu terhadap putusan tersebut sambil melakukan komunikasi secara intensif selama tujuh hari sebagaimana disyaratkan undang-undang.

Terdakwa Marlon Martua kepada wartawan mengaku pasrah terhadap putusan tersebut. ” Saya serahkan saja kepada Allah,” katanya.

Marlon2

Vonis yang dijatuhkan terhadap Marlon Martua Situmeang dengan penjara satu tahun kurungan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menuntut terdakwa tiga tahun penjara dan denda Rp200 juta serta uang pengganti Rp4,2 miliar. Terdakwa dijerat Pasal 2 dan 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nmor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Marlon ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya tahun 2009. Selain Marlon, tiga terdakwa terlebih dahulu sudah divonis masing, mantan Sekretaris Kabupaten Dharmasraya Busra, mantan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, Agus Akhirul, dan mantan Kasubag Tata Pemerintahan Umum Agustin Irianto.

Akibat perbuatan terdakwa bersama Busra, Agus Khairul dan Agustin Irianto telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp4.289.207.250.

Sidang yang berlangsung kali ini berbeda dengan sidang sebelumnya. Selain majelis hakim menggunakan infocus, juga ruangan sidang dioenuhi keluarga dan pendukung terdakwa.

Pada persidangan sebelumnya, terdakwa Marlon dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 3 tahun kurungan penjara, denda Rp 4229.270.000 serta subsider 1 tahun dan 6 bulan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.