Kamis, 2 Desember 21

Wow! Ongkos Naik Haji di Indonesia, Termahal Sedunia

Wow! Ongkos Naik Haji di Indonesia, Termahal Sedunia

Jakarta, Obsessionnews – Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng yang juga Peneliti The Indonesia Global Justice (IGJ), mengungkapkan bahwa ternyata bunga tabungan haji bisa mencapai Rp9,8 triliun per tahun, sehingga seharusnya setiap tahun rakyat Indonesia bisa diberangkatkan haji dengan gratis.

Ia menilai ongkos naik haji di Indonesia adalah yang termahal di dunia. “Tapi hebatnya ternyata seluruh ongkos tersebut dibiayai hanya dengan bunga tabungan haji yang jatuh tempo setiap 15 tahun. Mengapa jika anda daftar haji sekarang, maka 15 tahun lagi baru anda mendapat giliran naik haji,” ungkapnya kepada Obsessionnews, Jumat (3/4/2015).

Sebelumnya, mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Anggito Abimanyu pernah memperkirakan bahwa pada tahun 2018 dana haji mencapai Rp98 triliun. Dengan demikian jika tabungan haji bisa mencapai Rp98 triliun sehingga dengan tingkat bunga yang berlaku sekarang di Bank-bank umum seperti BTN yang bunganya mencapai 14 %, maka bunga tabungan haji setiap tahun secara keseluruhan mencapai Rp13,72 triliun.

“Dengan bunga 10 persen saja maka jumlah bunga tabungan haji mencapai Rp9,8 triliun. lalu kemana keuntungan pengelolaan dana haji tersebut?” ujar Salamuddin mempertanyakan.

Tahun 2014, kuota haji Indonesia tercatat 168.800 orang, di mana haji reguler sebanyak 155.200 dan haji khusus yang mendaftar lewat Penyelenggara Ibadah Haji Khusus sebanyak 13.600 orang. Sementara ongkos naik Haji di Indonesia sebesar US$ 3.219 sebagaimana dikatakan Menteri Agama, atau sebesar  Rp41.847.000.

Dengan bunga tabungan haji yang mencapai Rp9,8 triliun, menurut Salamuddin, maka Indonesia bisa memberangkatkan jamaah haji sebanyak 234,186 orang secara gratis. Dengan demikian, lanjutnya, maka seluruh jamaah haji selama ini hanya dibiayai dengan bunga tabungan mereka. Itupun penyelenggara dalam hal ini pemerintah sudah untung besar.

“Lalu siapa yang memakan keuntungan pengelolaan dana haji tersebut? Lalu mengapa ongkos naik haji di Indonesia naik setiap tahun dan merupakan biaya termahal di dunia?” tanyanya pula. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.