Kamis, 27 Januari 22

Terancam Diklaim Filipina, Kelapa Kopyor Harus Segera Dipatenkan

Terancam Diklaim Filipina, Kelapa Kopyor Harus Segera Dipatenkan

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejumlah pihak mendorong agar kelapa kopyor segera dipatenkan. Pasalnya, kelapa kopyor yang merupakan hasil perkebunan asli Indonesia dikabarkan akan diklaim Filipina.

Dorongan itu antara lain datang dari Anggota Komisi III DPR RI, Imam Suroso, dan Kasubid Kelapa dan Palma Lain pada Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Unggul Ametung, saat meninjau sentra kelapa kopyor di Tayu, Pati, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

“Jika ada usaha untuk mengklaim hasil perkebunan asli kita, maka langkah dan usaha kita adalah dengan segera mempatenkannya. Sebab kalau aset ini dibiarkan maka akan diambil dan diklaim menjadi hak paten negara lain, padahal ini adalah peninggalan leluhur kita yang luar biasa untuk bisa kita kembangkan,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Imam mengaku akan membawa hasil kunjungannya tersebut ke rapat terbatas di DPR RI, agar ada anggaran tersendiri untuk pengembangan kelapa kopyor. Tak hanya itu, ia juga berjanji akan membantu mencarikan investor untuk pengembangan kelapa kopyor tersebut.

Sementara untuk mengurusi hak paten, Unggul menyarankan agar para petani kelapa kopyor berkoordinasi dengan dinas perkebunan di kabupaten maupun provinsi untuk mendaftarkan hak paten ke Dirjen HAKI Kemenkumham.

“Pada intinya kami mendorong agar kelapa kopyor ini segera mendapatkan hak paten agar tidak diklain daerah lain apalagi negara lain,” katanya.

Di tanah air kelapa kopyor telah dihasilkan di beberapa daerah. Namun demikian jenis kelapa kopyor yang paling terkenal karena kualitasnya dan telah melalui tahap penelitian Badan Litbang Kementrian Pertanian adalah jenis Kelapa Kopyor Genjah dari kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Jenis kelapa kopyor genjah Pati memiliki ciri fisik yang lebih kecil dari tipe kelapa dalam. Tetapi untuk rasa kelapa kopyornya jauh lebih enak daripada kelapa kopyor yang dihasilkan dari tipe kelapa dalam.

Kelapa kopyor genjah Pati dikembangkan oleh warga sekitar dengan cara sistem generatif (indukan) yang memiliki kualitas unggulan. Hasil pengembangan tersebut dalam bentuk bibit dan yang sudah ditanam menunjukkan keberhasilannya dengan menghasilkan kualitas bibit keturunan yang baik.

Saat ini, populasi pohon kopyor terbesar di Indonesia ada di Pati Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 18.000 pohon. Sisanya berada di Lampung sekitar 5.000 pohon dan Jember 1.000 pohon. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.