Rabu, 8 Desember 21

Teman Ahok Tidak Lagi Ngotot Ahok Harus Lewat Independen

Teman Ahok Tidak Lagi Ngotot Ahok Harus Lewat Independen
* Golkar resmi merekomendasikan dukungannya pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada DKI 2017.

Jakarta, Obsessionnews.com – Relawan Teman Ahok kini tidak lagi ngotot Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama harus lewat jalur independen di Pilkada DKI 2017. Teman Ahok telah berhasil mengumpulkan dukungan sejuta KTP sebagai syarat pria yang akrab disapa Ahok itu maju di pilkada mendatang.

Awalnya Teman Ahok bersikeras Ahok harus maju lewat jalur independen. Atau dengan kata lain Ahok independen adalah harga mati. Hal ini membakar semangat para relawan yang berusia muda tersebut dalam bermanuver menggalang data KTP. Pengumpulan KTP yang dilakukan sejak 11 Maret 2016 lalu itu berbuah manis, yakni terkumpul sejuta KTP pada Minggu (19/6). Perolehan sejuta KTP tersebut dirayakan di markas Teman Ahok, Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Beberapa hari kemudian Nasdem, Hanura, dan Golkar secara resmi merekomendasikan dukungannya kepada Ahok. Total kursi yang dimiliki ketiga partai politik (parpol) ini di DPRD DKI adalah 24 kursi, dengan rincian Nasdem 5 kursi, Hanura (9), dan Golkar (10). Jumlah kursi itu memenuhi syarat mendukung Ahok maju di pilkada lewat jalur parpol. Untuk pilkada di DKI seorang calon yang maju lewat jalur dari parpol harus didukung 20% dari total kursi di DPRD atau 22 kursi.

Teman Ahok menyambut baik dan memuji langkah nyata ketiga parpol tersebut yang mendukung Ahok.

“Kita atas nama relawan dan pendukung Ahok memberi pujian dan ucapkan terima kasih kepada Nasdem, Hanura dan Gollkar.  Parpol-parpol tersebut telah menjawab aspirasi masyarakat dengan langkah nyata,” kata juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, Jumat (24/6).

Menurutnya, Nasdem, Hanura, dan Golkar telah cukup memperlihatkan keseriusannya dalam mendukung Ahok.

“Saat kita merayakan satu juta KTP hari Minggu lalu, kita memang meminta kesungguhan parpol dengan surat rekomendasi, tak cukup deklarasi. Nah belum seminggu semua parpol sudah mengeluarkan (dukungan) hitam di atas putih. Ini keren,” ujar Amalia.

Ia mengungkapkan, tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa akhirnya parpol akhirnya benar-benar akan mencalonkan Ahok.

“Teman Ahok ini terbentuk karena setahun lalu parpol di DPRD sepakat balik badan dari Ahok. Ini yang membuat kita gelisah Ahok tidak akan dicalonkan lagi, lalu kita menginisiasi jalur   independen.  Tapi ternyata Alhamdulillah, Ahok punya dua jalur sekarang,” tuturnya.

Namun terkait jalur yang akan dipilih oleh Ahok, apakah parpol atau tetap di jalur independen, Amalia mengaku belum bisa memberikan kepastian ataupun pendapat.

“Pilihan tersebut ada di Pak Ahok, dan dalam waktu dekat kita sudah ada jadwal untuk berdiskusi dengan Pak Ahok. Mungkin hal ini juga akan dibahas,“ katanya.

Namun satu yang pasti, kata Amalia, Teman Ahok akan mendukung langkah politik yang diambil oleh Pak Ahok.

“Kami tidak akan meninggalkan Pak Ahok atas pilihan apapun yang diambil. Dan kami siap berkoordinasi dengan parpol, baik sebagai pengusung maupun pendukung. Tujuan Teman Ahok adalah menjadikan Ahok sebagai Gubernur terpilih pada Februari nanti, tanpa hutang politik,” tandasnya.

Seperti diketahui Ahok tidak menjadi kader partai apapun setelah angkat kaki dari Partai Gerindra pada tahun 2014. Ia memutuskan maju di Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen dan menggandeng Heru. Duet Ahok-Heru yang diusung relawan Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu.

Hasil survei yang dilakukan Populi Center menunjukkan 42 persen masyarakat menganggap sama saja bila Ahok maju di Pilkada DKI lewat jalur independen atau parpol. Tetapi, secara spesifik 33,2 persen masyarakat memilih pria yang akrab disapa Ahok itu maju lewat jalur independen, sembilan persen memilih Ahok maju lewat partai dan 15,8 persen menjawab tidak tahu.

Faktor tingginya masyarakat menganggap sama saja jalur yang dipilih Ahok itu karena ia telah mengantongi cukup dukungan.

“Kalau misalnya Ahok maju independen sudah ada satu juta KTP siap diajukan verifikasi. Kalau lewat jalur parpol, sudah ada tiga partai untuk mendukung. Jadi tidak perlu menunggu PDI-P lagi,” kata peneliti Populi Center, Nona Evita, di Jakarta, Kamis (23/6).

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka di 6 wilayah DKI dari 10 Juni 2016 – 15 Juni 2016. Besaran sampel 400 responden dan dipilih secara acak bertingkat. Margin of error kurang lebih 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. @arif_rhakim)

Baca Juga:

KoinHoki Dukung Ahok Maju Lewat Jalur Independen

Habiburokhman Terjun dari Monas, Rakyat Jakarta Gelar Syukuran

Habiburokhman: Ahok Bisa Jadi Tersangka Kasus Reklamasi

Gerindra Tidak Percaya Ahok Peroleh Sejuta KTP

Woow! #SejutaTemanAhok Jadi ‘Trending Topic’

KTP Ahok-Heru Sukses Kalahkan 11 Parpol

Ahok Sudah Bertekad Bulat Maju Lewat Jalur Independen

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.