Minggu, 17 Januari 21

Telkom Hadirkan 1.000 Pustaka Digital di 34 Provinsi Indonesia

Telkom Hadirkan 1.000 Pustaka Digital di 34 Provinsi Indonesia
* Dirut Telkom Alex J. Sinaga (paling kanan) menjelaskan aplikasi Pustaka Digital (PaDi) kepada Mendikbud Anies Baswedan (paling kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua dari kanan) saat peluncuran Pustaka Digital sebagai program BUMN Hadir Untuk Negeri yang dipersembahkan Telkom untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia, Rabu (4/5/2016).

Jakarta, Obsessionnews – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meluncurkan Pustaka Digital dalam acara BUMN Hadir untuk Negeri Bagi Dunia Pendidikan Indonesia. Acara berlangsung di Menara Multimedia Jakarta, Rabu (4/5/2016), dan dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Menurut CEO TelkomGroup Alex J. Sinaga, Pustaka Digital diluncurkan sebagai salah satu implementasi program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ sekaligus bentuk dukungan Telkom untuk program Taman Bacaan Masyarakat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sebagai wujud komitmen, Telkom menyediakan Pustaka Digital atau disingkat PaDi di 1.000 lokasi seluruh Indonesia,” ujar Alex.

Mendikbud Anies Baswedan mengapresiasi Telkom atas diluncurkannya PaDi. Anies berharap dengan hadirnya teknologi digital melalui PaDi, dapat meningkatkan minat dan daya baca masyarakat, khususnya yang berada di daerah-daerah luar perkotaan.

“Terimakasih kepada Telkom karena menjadi contoh BUMN yang telah menerima pendapatan dari masyarakat, lalu mengembalikannya kembali dalam bentuk yang bermanfaat,” ujarnya. “Teknologi dianggap sebuah kemewahan bagi masyarakat perkotaan. Namun di daerah-daerah non perkotaan, teknologi menjadi sebuah kebutuhan bagi mereka,” tambah Anies.

Tak hanya Anies, Menteri BUMN Rini Soemarno pun turut mengapresiasi Telkom yang meluncurkan PaDi.

“Saya yakin dan bangga kepada Telkom dalam mengembangkan ICT, seperti PaDi. Dengan demikian Kementerian BUMN berharap agar dapat terus mendukung program Kemdikbud dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” jelas Rini dalam sambutannya.

(Kiri-kanan) Mendikbud Anies Baswedan bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan CEO Telkom Group Alex J. Sinaga menekan touch screen sebagai tanda diluncurkannya Pustaka Digital (PaDi) di Gedung Menara Multi Media Jakarta, Rabu (4/5/2016).
(Kiri-kanan) Mendikbud Anies Baswedan bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan CEO Telkom Group Alex J. Sinaga menekan touch screen sebagai tanda diluncurkannya Pustaka Digital (PaDi) di Gedung Menara Multi Media Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Sebelumnya, Telkom telah memiliki platform komersial Qbaca yang merupakan e-book store atau toko buku digital yang di dalamnya terdapat bebagai pustaka dari berbagai penerbit. Melalui PaDi yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR), Telkom bermaksud untuk memberikan akses seluruh pustaka digital milik berbagai penerbit tersebut secara gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Adapun revenue share kepada penerbit tetap menjadi tanggung jawab Telkom.

Salah satu penebit yang telah menjalin kerjasama dengan Telkom adalah Balai Pustaka. Kerjasama ini merupakan salah satu implementasi dari sinergi BUMN dimana Telkom menyediakan e-library bagi buku digital Balai Pustaka serta berperan sebagai delivery channel. Sehingga saat ini masyarakat dapat membaca karya sastra legendaris milik Balai Pustaka secara digital baik di Qbaca maupun di PaDi.

Dalam kaitan penyediaan PaDi, Telkom berkomitmen hingga akhir tahun 2016 akan menyediakan 1000 lokasi Pustaka Digital untuk tersebar di seluruh Nusantara yang berlokasi di Grapari Telkomsel, Wifi Corner dan Plasa Telkom. Saat ini telah tersedia di 34 provinsi di Indonesia sebanyak lebih dari 200 lokasi PaDi.

“Pustaka Digital dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat untuk mengakses beragam bacaan yang tersedia tidak hanya terbitan Balai Pustaka namun juga berbagai pustaka lainnya yang sudah tersedia sebelumnya dalam aplikasi Qbaca,” jelas Alex.

Pengembangan teknologi digital dan pemanfaatannya oleh masyarakat secara luas memang telah menjadi perhatian Telkom. Sebagai BUMN yang berada di depan dalam pengembangan teknologi di Indonesia sudah selayaknya Telkom ikut bertanggung jawab untuk mendorong pembentukan masyarakat digital Indonesia.

Selain PaDi, masih dalam kerangka ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ dan bertepatan dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Telkom telah menghadirkan Program Indonesia Digital Learning (IDL) dan My Teacher My Hero. IDL merupakan program pelatihan ICT bagi para guru.

Tujuannya agar para guru mampu memanfaatkan ICT sebagai sarana peningkatan kompetensi, kualitas proses belajar mengajar serta mendorong siswa untuk mampu mengoptimalkan ICT dalam proses belajar.

Sementara itu Program My Teacher My Hero merupakan bentuk apresiasi Telkom kepada para guru terbaik yang telah memanfaatkan ICT dalam proses belajar mengajarnya.

Program ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ sendiri sejatinya ditujukan untuk mendorong setiap BUMN agar kehadirannya dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi lingkungan sekitar dan seluruh bangsa pada umumnya.

“Melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang fokus pada pengembangan masyarat digital Indonesia Telkom berharap mampu memberikan manfaat secara luas bagi peningkatan kompetensi dan daya saing global bangsa sehingga mampu berkompetisi di kancah internasional. Semua ini kami persembahkan untuk Indonesia,” ungkap Alex. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.