Jumat, 2 Desember 22

Target Prolegnas 2015 Meleset, DPR Diminta Kuatkan DPD

Target Prolegnas 2015 Meleset, DPR Diminta Kuatkan DPD

Jakarta, Obsessionnews – Target Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2105 dipastikan meleset dari target yang telah ditetapkan. Pasalnya, meski sudah 11 bulan bekerja (sejak 1 Oktober 2014 ), DPR RI baru mampu menyelesaikan 12 Rancangan Undang Undang (RUU) menjadi undang-undang (UU). Itu pun termasuk RUU Kumulatif Terbuka. Padahal, DPR menargetkan menyelesaikan 39 RUU Prioritas pada 2015 ini.

Salah satu faktornya adalah DPR belum fokus pada penyelesaian target legislasi karena selain disibukkan dengan persoalan internal juga harus fokus kepada fungsi pengawasan dan anggaran. Oleh karena itu, beban DPR harus diringankan dengan memberi penguatan peran kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terutama dalam fungsi legislasi.

“Setelah reformasi, tidak pernah sekalipun DPR mampu mencapai target prolegnas yang mereka buat sendiri. Jangankan mencapai, mendekati target saja tidak. Ini karena sistem bikameral kita masih belum kuat. DPR tak kunjung menguatkan peran DPD yang sebenarnya bisa menjadi mitra untuk meringankan beban dan tugas yang diemban DPR,” ujar Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut Fahira, walau sesuai Keputusan MK, saat ini DPD diberi kewenangan mengajukan dan membahas RUU, tetapi belum mencerminkan DPD mempunyai fungsi legislasi yang utuh. Karena selain terbatas kepada RUU yang hanya terkait daerah saja, DPD tidak punya hak menolak atau menyetujui sebuah RUU menjadi UU.

“Fungsi legislasi harus dilihat secara utuh yaitu dimulai dari proses pengajuan sampai menyetujui sebuah RUU menjadi undang-undang,” tandasnya. (Ali)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.