Sabtu, 22 Januari 22

Target Pertumbuhan Ekonomi Direvisi Lagi

Target Pertumbuhan Ekonomi Direvisi Lagi

Jakarta, Obsessionnews – Pemerintah akhirnya merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2015 menjadi 5,1%. Sebelumnya, pernah juga dilakukan hal serupa dengan menurunkan angka dari 5,7% menjadi 5,4%.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro seperti dikutip Antara menyatakan, proyeksi pertumbuhan sebesar 5,2% pada akhir tahun 2015 paling realistis dengan kondisi perekonomian global saat ini.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini berdasarkan kondisi terakhir dan kami cari yang paling realistis,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (2/7) sore.

Bambang bilang, salah satu proyeksi diturunkan lantaran sektor investasi belum memenuhi ekspektasi akibat faktor global yang belum menentu.

“Investasi diperkirakan masih oke, tapi kalau melihat dunia yang penuh ketidakpastian, mungkin laju investasi tidak sebaik yang kita harapkan,” kata dia.

Penyebab lain, kontribusi belanja pemerintah yang tak sesuai rencana karena penyerapan belanja modal pada akhir tahun diprediksi hanya 90% seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Belanja modal paling tinggi 87 persen-90 persen, jadi tidak mungkin 100 persen dan mendorong pertumbuhan lebih tinggi. Padahal belanja pemerintah yang bisa diandalkan untuk menjaga pertumbuhan adalah belanja modal,” ujarnya.

Menkeu juga bilang, pemerintah tak bisa mengandalkan kinerja sektor ekspor yang masih mengalami kelesuan akibat berkurangnya permintaan serta pelemahan harga komoditas di tingkat global.

“Ekspor basically hopeless, tapi kita upayakan agar jangan sampai negatif. Saat ini, harga komoditas sudah demikian rendah dan susah naik akibat harga minyak dunia yang rendah seperti sekarang,” jelasnya.

Pada semester I 2015, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,9%. Semester berikutnya bisa menyentuh 5,5% sehingga outlook akhir tahun mencapai 5,2%.

Pada triwulan I perekonomian nasional hanya tercatat tumbuh 4,7 persen.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.