Rabu, 20 Oktober 21

Tanggapi Anies Dituding Pembohong, Gus Najmi: Giring dan PSI Tidak Boleh Mengabaikan Fakta

Tanggapi Anies Dituding Pembohong, Gus Najmi: Giring dan PSI Tidak Boleh Mengabaikan Fakta
* Sekretaris Wilayah (Sekwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany yang akrab dipanggil Gus Najmi. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, obsessionnews.com – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menjadi sorotan publik. Pernyataannya yang menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pembohong menjadi viral di media sosial. Buntut dari pernyataannya tersebut sejumlah pihak mengkritik balik Giring  pembohong.

Baca juga:

Anies Baswedan Ajak Masyarakat Shalat Idulfitri di Rumah Masing-Masing

Terima Sertifikat HPL Akuarium, Anies Baswedan Apresiasi Kerja Cepat ATR/BPN Menyelesaikan Masalah Tanah DKI Jakarta

Tudingan Giring dianggap tidak berdasar dan terkesan tendensius, dan sekadar hanya ‘gimmick’ politik saja.

Sekretaris Wilayah (Sekwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany pun ikut menanggapi pernyataan Giring. Gus Najmi, panggilan akrabnya, mengatakan, berbicara soal kinerja Anies, Giring dan PSI tidak boleh mengabaikan fakta.

“Harus adil menilai kinerja dengan evaluasi berbasis data-data, bukan rasanya-rasanya”, ujar Gus Najmi di Jakarta, melalui keterangan tertulis Kamis (23/9/2021).

Dalam kurun waktu ke belakang hingga hari ini, lanjutnya, kita terus menyaksikan bagaimana Anies bersama jajarannya bekerja keras dalam menanggulangi penyebaran wabah Covis-19.

“Saya kira Bro Giring dan PSI tidak bisa mengabaikan fakta-fakta tersebut. Jika abai terhadap fakta, bisa jadi tuduhan dia sendiri yang berujung pada kebohongan,” jelas Abang Jakarta Selatan 2020 itu.

Politisi muda PPP ini juga menyampaikan beberapa fakta yang menurutnya dapat menggambarkan keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menangani pandemi Covid-19.

“Saat varian delta merebak, DKI langsung membuat isolasi terpusat hingga menambah kapasitas di wisma atlet. Hari ini, capaian vaksin DKI Jakarta sudah mencapai 10 juta orang sasaran dari target 11 juta yang artinya sudah hampir 100%,” beber Gus Najmi.

Gus Najmi kemudian menekankan, bahwa keberhasilan tersebut bisa dicapai dan dinikmati oleh warga DKI Jakarta karena mereka memiliki pemimpin yang punya komitmen kuat untuk membahagiakan warganya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.