Jumat, 9 Desember 22

Tangani Kasus Ahok, Parmusi Desak Aparat Hukum Profesional

Tangani Kasus Ahok, Parmusi Desak Aparat Hukum Profesional
* Ketuaa Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) sebagai organisasi kemasyarakatan sosial dengan paradigma baru “Connecting Muslim” menggelar Rapat Koordinasi Nasional Parmusi di Hotel Cosmo Amaroossa, Jakarta Selatan, 17-19 Desember 2016.

Dari Rakornas tersebut Parmusi melakukan evaluasi situasi dan kondisi di Indonesia selama tahun 2016 dalam refleksi akhir tahun.

Dalam refleksi akhir tahun itu, Parmusi menyikapi perkembangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Parmusi mendesak agar aparat hukum bekerja dan bertindak secara profesional, fair, transparan dan objektif, tanpa dipengaruhi ataupun ditunggangi oleh kepentingan politik maupun materi.

“Dengan memperhatikan rasa keadilan bagi ummat islam,” ujar Ketua Umum Parmusi, Usamah Hisyam di Hotel Cosmo Amaroossa, Jl Pangeran Antasari No. 9A-B, Jakarta Selatan, Senin (19/12).

Selain itu, Parmusi juga meminta tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung RI mampu bekerja keras agar dapat membuktikan dan memperkuat pasal-pasal dakwaan yang telah dituduhkan kepada Ahok.

“Sehingga terbukti kebenarannya, dan terdakwa penista agama bisa dihukum seadii-adilnya,” ungkap Usamah.

Parmusi juga mengajak seluruh ummat Islam di Indonesia untuk terus mengawal proses persidangan kasus penista agama hingga tercapai keadilan bagi ummat Islam, dengan tetap menjaga kesatuan, kerukunan dan keutuhan.

“Berbangsa dan bernegara dalam bingkai Bhinneka Tunggal lka sesuai dengan prinsip Islam sebagal agama yang Rahmatan lil alamin,” pungkas Ketua Umum Parmusi. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.