Selasa, 14 Juli 20

Taman Pandanaran, Wajah Baru di Sudut Kota Semarang

Taman Pandanaran, Wajah Baru di Sudut Kota Semarang

Semarang – Pembenahan dan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) mulai digalakkan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Berbagai macam taman saat ini dibangun di seluruh penjuru kota guna menambah ruang terbuka hijau dan fasilitas bagi masyarakat Semarang.

Hingga kini telah dibangun beberapa taman baru di Kota Semarang, dan salah satunya adalah Taman Pandanaran yang terletak di pusat kota. Taman ini mempunyai ikon berupa patung Warak Ngendok. Di taman tersebut biasanya pada pagi hari banyak didatangi para pengunjung untuk lari pagi. “Saya kalau pagi biasanya joging di sini. Suasananya enak,” ujar Febri (27 tahun), warga  Mugas, Semarang Barat, saat ditemui Obsessionnews.com di lokasi taman, Selasa (13/1/2015).

Febri bangga dengan adanya perubahan di kawasan ini yang mana sebelumnya bekas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dia menilai dengan adanya keberadaan taman ini dapat menambah wajah Kota Semarang menjadi lebih cantik. “Dulu ndak enak dilihat, sedangkan sekarang tempatnya menjadi indah,” tuturnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Tegar (21 tahun), warga Kota Cilacap, yang menjadi mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Ia merasa kagum dengan dibangunnya patung Warak Ngendok. “Saya kagum karena Pemkot Semarang bisa bikin taman sebagus seperti ini.”

Warak Ngendok merupakan hewan imajiner perpaduan dari kambing dan naga yang menjadi maskot kota Semarang. Warak Ngendok sendiri adalah representasi dari persatuan tiga etnis di Kota Semarang, yakni Arab, China, dan Jawa.

Taman Pandanaran dibangun dengan konsep taman aktif, sehingga masyarakat bisa langsung masuk dan menikmati taman. Walaupun secara keseluruhan ukuran taman tidaklah luas, dengan adanya berbagai fasilitas taman yang ada dapat membuat para pengunjung betah berada di sana.

“Konsep taman adalah taman aktif, jadi masyarakat dapat memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, seperti senam, diskusi, bersantai, dan sebagainya. Selain tempatnya nyaman dan bagus, fasilitasnya juga mendukung seperti tempat duduk, kamar mandi, dan sebagainya,” terang Budi Prakosa, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang.

Diharapkan nantinya warga Kota Semarang dan para pengunjung dapat bersama saling menjaga keindahan dan kenyamanan Taman Pandanaran. “Kami harap para pengunjung sadar akan kebersihan dan menjaga taman agar tetap indah. Semua harus terlibat dalam perawatan taman ini dan diharapkan tidak ada praktik vandalisme di lokasi itu,” ujarnya.

Pemkot Semarang memang sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan Ruang Terbuka Hijau di wilayahnya. Dari pantauan Obsessionnews.com di tahun ini sudah dibangun enam taman baru, yakni Taman Rejomulyo di eks-Pasar Kobong, Taman Pandanaran, Taman Tirto Agung Banyumanik, Taman Jatisari Mijen, Taman Sampangan di eks-Pasar Sampangan, dan Taman Lalu Lintas di Mangkang. (Yusuf Isyrin Hanggara)

Related posts