Jumat, 7 Agustus 20

Taliban Sebut Indonesia Negeri Islami

Taliban Sebut Indonesia Negeri Islami
* Pertemuan Taliban dengan MUI. (Foto: Info Islam)

Jakarta, Obsessionews.com – Saat berkunjung ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jakarta, Selasa (30/7/2019), perwakilan Taliban mengungkapkan ketertarikannya untuk belajar tentang penerapan ajaran Islam di Indonesia. Sebab mereka melihat dibandingkan dengan negara-negara Islam lainnya, Indonesia satu-satunya negeri paling damai, yang jauh dari konflik keagamaan.

 

Baca juga:

Cerita Arsitek Terkemuka Asal Belanda di Indonesia yang Masuk Islam

DMI Minta Umat Islam Sabar Sikapi Kasus Anjing di Masjid Sentul

Salat Deddy Dikritik, Gus Miftah: Yang Islam Sejak Bayi Juga Banyak Tak Salat

 

Menurut representasi gerakan asal Afganistan itu, nilai-nilai Islam di Indonesia diaktualisasikan ke dalam berbagai aspek kehidupan. Hasilnya dengan mendukung mayoritas Muslim, Indonesia mampu menghadirkan wajah Islam yang ramah, damai, dan toleran.

“Mereka (Taliban) menyampaikan, kami enggak membayangkan sebelumnya, Indonesia bisa mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI Ustaz Zaitun Rasmin di kantor MUI Pusat.

Ustaz Zaitun menyampaikan, Taliban kagum karena nilai-nilai Islam di Indonesia juga bisa diaktualisasikan dalam politik dan komunikasi. Orang-orang Islam di Indonesia juga berusaha untuk saling mendamaikan saudaranya. Berbeda dengan negara lain, Taliban merasa Indonesia begitu Islami.

“Pihak Taliban juga menilai, Indonesia negeri yang Islami, ramah dan damai,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihak Taliban juga mengapresiasi upaya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang turut berperan mendamaikan Afganistan. Menurut dia, JK telah berkiprah luar biasa dalam mendamaikan beberapa kasus konflik, semisal di Poso, Ambon, dan Aceh. Hal serupa juga dilakukan JK untuk turut mewujudkan perdamaian di Afghanistan.

Ustaz Zaitun juga menceritakan, sebelumnya orang-orang Taliban tidak dipandang sama atau setara dengan yang lainnya, tapi sekarang mereka dipandang setara. Dalam pertemuan dengan MUI tadi, mereka menggambarkan tentang perjalanan perdamaian di Afganistan.

“Alhamdulillah, sudah semakin maju (proses perdamaiannya) karena mereka (Taliban) sudah bisa langsung ikut (berkunjung ke Indonesia), sebab selama ini (ulama Taliban) diwakili oleh ulama Pakistan,” ujarnya.

Dia menyampaikan, selama ini kalangan ulama Afghanistan yang hadir di Indonesia adalah utusan pemerintah setempat. Ulama Taliban, lanjut dia, biasanya diwakili ulama Pakistan, sebab Taliban memang sangat dekat secara afinitas dengan Pakistan.

“Alhamdulillah ulama Taliban bisa langsung hadir di Indonesia sekarang atas karunia Allah dan peran besar wakil presiden yang sabar,” ujar dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.