Jumat, 7 Oktober 22

Takut Terjadi Kerusuhan, Mereka Nonton Piala Presiden di TV

Takut Terjadi Kerusuhan, Mereka Nonton Piala Presiden di TV

Bekasi, Obsessionnews Sejumlah anak muda yang hobi bermain sepak bola di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, enggan datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2015) untuk menonton pertandingan final Piala Presiden 2015 antara Persib Bandung melawan Sriwijaya FC. Mereka memilih menonton pertandingan itu yang akan disiarkan langsung oleh Indosiar pukul 18.30 WIB. Alasan mereka tak mau menonton di Stadion Utama GBK karena takut terjadi kerusuhan.

“Jumlah aparat dengan supertor kedua tim nggak seimbang. Lebih banyak jumlah suporternya. Saya khawatir nanti terjadi bentrok antara suporter Persib dengan suporter Sriwijaya FC. Enakan nonton di TV,” kata Iwan, warga perumahan Bumi Sani Permai (BSP), Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, kepada obsessionnews.com, Minggu (18/10/2015) sore.

Mahasiswa semester pertama di sebuah perguruan tinggi swasta itu penggemar Persib. Dia berharap klub sepak bola yang dijuluki Maung Bandung itu menjadi juara Piala Presiden 2015. (Baca: Djadjang Nurdjaman Targetkan Persib Juara Piala Presiden 2015)

“Selama 18 tahun Persib puasa gelar. Persib bangkit lagi ketika menjadi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2013-2014 . Malam ini saya berharap Persib berhasil merebut Piala Presiden 2015,” katanya.

Warga BSP lainnya, Ardi, adalah penggemar Sriwijaya FC. Dia optimis Sriwijaya FC bakal menjuarai Piala Presiden, karena memiliki pelatih dan para pemain yang hebat. (Baca: Pelatih Sriwijaya FC Kantongi Titik Lemah Persib)

“Benny Dollo pelatih yang hebat, pernah menjadi pelatih tim nasional Indonesia dan beberapa klub terkenal, antara lain Pelita Jaya, Persita Tangerang, dan Arema Malang. Dia tentu menjadi sumber kekuatan besar bagi para pemain Sriwijaya FC,” ujarnya. (ARH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.