Rabu, 25 November 20

Takut Corona dan Karantina, Ratu Inggris Kabur dari Istana

Takut Corona dan Karantina, Ratu Inggris Kabur dari Istana
* Ratu Inggris Elizabeth. (Mirror)

Ratu Inggris Elizabeth kabur dari istana kerajaan di pusat kota London dan mencari perlindungan menuju kediamannya di Kastil Windsor karena takut terinfeksi virus Corona.

Ratu kabur dari Istana Buckingham saat rencana karantina virus corona dijelaskan. Ratu dan Pangeran Philip akan ditempatkan di karantina jauh dari Istana Buckingham jika pandemi korona (Covid-19) yang melumpuhkan memburuk.

Sang Ratu pun telah kabur dari Istana Buckingham di tengah wabah virus korona. Ratu berumur 93 tahun itu dibawa ke Kastil Windsor pada Kamis untuk keselamatannya.

Situs surat kabar Daily Mirror hari Minggu, 15 Maret, dini hari melaporkan bahwa Ratu Elizabeth pada Kamis (12/3) lalu, telah kabur dari Istana Buckingham untuk melindungi dirinya.

Namun sebuah sumber di Istana Buckingham mengatakan kepada Mirror Online, sang Ratu pergi ke Windsor pada perjalanan akhir pekannya yang biasa dan akan kembali ke London minggu depan. Tapi sekarang ada rencana untuk mengkarantina Ratu dan Pangeran Philip, 98, di Sandringham jika wabah memburuk.

Mirror Online melaporkan, sejak awal telah diagendakan bila jumlah kasus terinfeksi virus Corona di Inggris mengalami kenaikan, Ratu Inggris dan suaminya, Philip akan dikarantina di kediaman kerajaan Inggris lainnya di Sandringham. Ratu Inggris telah berusia 93 tahun dan suaminya 98 tahun.

Ada laporan bahwa sang Ratu telah “dibawa pergi” dari Istana karena khawatir virus corona. Seorang sumber kerajaan mengatakan: “Dia dalam kesehatan yang baik tetapi dianggap terbaik untuk memindahkannya. Banyak stafnya agak panik karena virus corona.

“Istana menampung arus pengunjung yang konstan termasuk politisi dan pejabat dari seluruh dunia.”

Sumber kerajaan menambahkan: “Ratu telah bertemu banyak orang di sana sampai baru-baru ini. Tapi dia masih berminggu-minggu lagi dari ulang tahunnya yang ke-94 dan penasihat percaya bahwa yang terbaik adalah mengeluarkannya dari bahaya.

“Istana Buckingham berada di tengah-tengah London dan juga memiliki staf yang lebih besar daripada perkebunan lain sehingga dianggap sebagai lokasi yang jauh lebih berbahaya.

“Belum ada ketakutan khusus atau tes positif di sana, tetapi tidak ada yang mau mengambil risiko,” kilahnya.

Istana memiliki sekitar 500 staf, Windsor 100 dan Sandringham. Pesta taman istana untuk 30.000 tamu pada bulan Mei dan Juni dapat dibatalkan karena pandemi.

The Sun melaporkan para penasihat telah menyarankan langkah untuk Ratu ketika jumlah korban jiwa ke Covid-19 naik di Inggris.

Menurut statistik terbaru, 1.140 orang telah didiagnosis terinfeksi virus Corona di Inggris dan 21 orang meninggal akibat virus mematikan ini. Jumlah orang Inggris ini meroket dari 342 sebelumnya langsung menjadi 1.140. (*/mirror.co.uk)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.