Jumat, 27 Mei 22

Tak Satu Pun Dokter Asing Kantongi Izin, Marius: Ini Kriminal

Tak Satu Pun Dokter Asing Kantongi Izin, Marius: Ini Kriminal
* Marius Widjajarta.

Jakarta, Obsessionnews – Ketika mendapat kabar Allya Siska Nadya (33) meninggal setelah dua kali menjalani terapi chiropractic di klinik yang dikelola dokter Randal Cafferty asal Amerika Serikat (AS), tim Obsessionnews.com segera melakukan penelusuran.

Investigasi dimulai dari soal siapa dokter itu. Selanjutnya, apakah klinik Chiropractic First yang beroperasi di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan tersebut punya izin praktek atau tidak.

Hasilnya, diketahui kalau klinik yang mempekerjakan tenaga asing tersebut tidak mengantongi izin yang dikeluarkan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Ini artinya, Chiropractic masih disejajarkan dengan pijat tradisional yang banyak ditawarkan tempat spa. Padahal di negara maju seperti AS, Kanada dan beberapa negara di Eropa, metode ini sudah diakui secara hukum dan gelar-gelar universitas formal juga sudah dibuat.

Di negara-negara tersebut, profesi chiropractor diatur dan kualifikasi pendidikan yang ditetapkan umumnya konsisten, serta harus memenuhi persyaratan dari badan-badan pemberi akreditasi yang dihormati.

Soal klinik chiropractic yang ditangani dokter Randall Cafferty yang belakangan juga diketahui bermasalah di negara asalnya, Marius Widjajarta menilai, seharusnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengawasan terhadap semua klinik kesehatan baik yang mengantongi izin ataupun tidak.

“Dinas Kesehatan kerjanya apa? Dia tidak bisa lepas tanggung jawab. Bukan Cuma laporkan ke Gubernur. Apa harus tunggu korban jatuh lagi?” kata  Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia itu, Senin (11/1/2016).

Segala peraturan soal pelayanan kesehatan di Indonesia, mewajibkan pelakunya mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia. Begitu juga terhadap dokter asing yang praktek di sini. Namun menurut Marius, tak satu pun tenaga medis asing mengantongi STR.

“Ini artinya liar dan ini kriminal. Apa perlu dijatahkan soal siapa pemberi izin dan pengawasnya?” kata dia.

Chiropractic First Pondok Indah disegel aparat.
Chiropractic First Pondok Indah disegel aparat.

Lantaran tak jelas soal ketentuan metode pengobatan chiropractic di Indonesia, nyawa gadis cantik bernama Allya Siska Nadya (33) tahun melayang.

“Harus dipilah ini soal medis atau bukan. Kalau medis ada syaratnya,” kata  Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia, dr Marius Widjajarta kepada obsessionnews.com melalui sambungan telepon, Senin (11/1).

Marius menjelaskan, jika chiropractic dianggap sebagai metode medis, maka ada dua syarat yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2011. Di situ, disebutkan bahwa klinik yang menawarkan praktek ini harus pratama atau utama.

“Kalau klinik pratama penanggung jawabnya harus dokter umum dan pelayanannya umum dan ada surat tanda registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia yang berlaku. Kemudian setelah dipenuhi, urus izin praktek yang dikeluarkan dari Dinas Kesehatan setempat,” jelas Marius.

Sementara itu, kalau klinik utama penanggung jawabnya harus dokter spesialis. Dan jika menggunakan tenaga medis asing ada Peraturan Kementerian Kesehatan nomor 9 tahun 2013 yang mengharuskan ada STR dari Konsil Kedokteran Indonesia juga.

“STR bukan dari Ikatan Dokter Indonesia,” kata Marius.

Jika chiropraktik dianggap sebagai pengobatan alternatif atau tradisional, maka kudu memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan nomor 1076 tahun 2003 tentang klinik tradisional. Namun sayangnya, hingga kini, tak ada yang mengantongi izin dan sifatnya hanya tercatat. Padahal, ada Peraturan Pemerintah nomor 103 tahun 2014 yang memperkuat aturan-aturan tadi.

Lebih parah lagi, dari hasil penelusuran tim obsessionnews.com sejak pertama kali kasus Allya muncul, klinik chiropraktik yang menangani Siska hingga tersiksa dan nyawanya melayang, justru mengantongi izin praktek dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta, bukan dari Dinas Kesehatan apalagi Kementerian Kesehatan sesuai peraturan yang ada.

“Dan saya lebih menganggap chiropractic itu sebagai metode medis bukan alternatif apalagi tradisional,” sebut Marius.

Soal sampai kapan chiropractic dianggap sebagai metode tradisional di Indonesia, Marius mengatakan semua tergantung pemerintah melihatnya seperti apa. Menurutnya, praktek pengobatan yang mulai terkenal di akhir tahun 1800-an ini, sudah harus dilihat sebagai kegiatan medis.

Seperti diketahui, Siska meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015). Dia diduga menjadi korban malpraktik yang dilakukan terapis asal Amerika Serikat, dr Randall Cafferty, di Chiropractic First kawasan Pondok Indah Mal, Jakarta, Kamis (6/8). Kasus dugaan malpraktik ini  pertama kali diberitakan di situs berita Obsessionnews.com, Senin, 4 Januari 2016, pukul 17.43 WIB, dengan judul Allya Siska, Gadis Cantik Wafat Setelah Terapi, baru kemudian diberitakan oleh berbagai media massa. (Mahbub Junaidi)

Seiring kasus Siska, Obsessionnews.com ingin menjaring pendapat Anda sebagai pembaca. Masihkah Anda memilih chiropractic sebagai alternatif pengobatan? Kami persilakan Anda untuk berpartisipasi dalam polling ini.

Setelah kasus Siska, masihkah Anda memilih chiropractic sebagai alternatif pengobatan?

Baca juga:

Allya Siska, Gadis Cantik Wafat Setelah Terapi
Bayar Pengobatan 17 Juta, Siska Malah Meninggal
Salah Terapi di Chiropractic, Nyawa Adikku Melayang 6 Jam
Siska dan Dunia Sosmed
Kasus Malpraktik Siska, IDI Belum Dipanggil Polda
Anggota DPR ini Nyaris Jadi Korban Tewas Mirip Siska
Kasus Siska, DPR Sarankan Pihak Korban Gugat Dinas Pariwisata
Ternyata, Siska Tidak Pernah Mau Merepotkan Orangtua
Meninggalnya Siska Mengagetkan Teman-temannya
Kasus Siska, Kejanggalan Klinik First Chiropractic Terbongkar
Belajar dari Kasus Siska, Hati-hati Memilih Tempat Berobat!
Izin Klinik Kesehatan Masih Amburadul, Nyawa Siska Melayang
‘Pembunuh’ Siska Diduga Kabur, Polisi Sudah Proses Hukum
Terapis ‘Pembunuh’ Siska Tersangkut Kasus Malpraktik di AS
Akhirnya, Ketahuan Klinik Siska Meninggal Tak Punya Izin
Metode Chiropractic Ternyata Sudah Makan Korban Sejak Lama

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.