Sabtu, 18 September 21

Tak Masuk DPP Demokrat, Melani Tak Kecewa

Tak Masuk DPP Demokrat, Melani Tak Kecewa

Jakarta, Obsessionnews – Sebagai kader Partai Demokrat sejati, Melani Suharli Meilena mengaku dirinya tetap akan tunduk dan patuh terhadap keputusan Ketua DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meski dia tidak dimasukkan dalam kepengurusan inti DPP untuk periode 2015-2020.

Bagi Melani, terpilih menjadi anggota DPR dan duduk di Komisi VI sudah membuat dirinya senang. Ia mengaku bisa melakukan banyak hal untuk membawa nama baik Demokrat di mata masyarakat tanpa harus masuk dalam struktur kepengurusan partai.

Mantan Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, dirinya sangat sepakat dengan pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang mengatakan, kader Demokrat dimana pun berada harus siap dengan apapun yang sudah menjadi keputusan DPP Partai Demokrat.

“Saya ingat Pak Ibas mengatakan kalau kader tidak hanya siap ditempatkan di mana pun, tapi juga harus siap kalau tidak ditempatkan di mana pun,” ujarnya kepada Obsessionnews, beberapa waktu lalu.

Atau, lanjut dia, bisa juga mengutip anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait yang mengatakan, kader partai harus siap dipimpin dan memimpin. ‎”Jadi, dia sudah biasa mungkin masuk di pengurusan tapi nggak berarti dia siap untuk dipimpin,” paparnya.

“Jadi, kayaknya kata-kata itu, dua itu yang saya piker, untuk kader bagus. Siap untuk memimpin dan siap untuk dipimpin, dan siap ditempatkan di mana saja atau tidak ditempatkan di mana saja,” terangnya.

Melani hanya berharap, di bawah kepemimpinan SBY Demokrat kembali jaya menjadi partai besar seperti tahun 2004 dan 2009 yang berhasil memenangkan Pemilu. Ke depan dengan ketokohan dan figur SBY, ia yakin Demokrat pada Pemilu 2019 mendatang akan menjadi pemenang.

Hal ini, menurut Melani, tentu didukung dengan kerja-kerja kader di seluruh daerah. “Ya kita harapkan 2019 nanti ada yang dari partai Demokrat yang kita calonkan untuk menjadi Capres, jadi yang diharapkan seperti itu,” imbuhnya.

Untuk saat ini, kata Melani, Demokrat memang butuh kerja keras untuk kembali menarik simpati masyarakat. Sebab, diakui selama 10 tahun pada saat Pemerintahan SBY Partai Demokrat selalu digempur dengan pemberitaan yang negatif oleh hampir semua media baik cetak, elektronik maupun online. “Terlebih banyak kader Demokrat yang menjadi tersangka kasus korupsi,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.