Kamis, 21 Oktober 21

Tak Ikut Perebutkan Dana Mahal, DPK BNI Tumbuh 7,5 %

Tak Ikut Perebutkan Dana Mahal, DPK BNI Tumbuh 7,5 %

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengaku sengaja tidak ikut ambil bagian dalam pertarungan memperebutkan dana mahal dari pihak ketiga (DPK) disepanjang tahun 2014. Akibatnya hingga akhir tahun lalu BNI hanya meraup DPK sebanyak Rp313,9 triliun.

“Di tengah persaingan ketat industri perbankan Indonesia dalam mendapatkan DPK, BNI tidak ikut dalam pertarungan mendapatkan dana mahal,” kata Direktur Utama BNI, Gatot Suwondo saat konferensi pers Kinerja Keuangan BNI Tahun 2014 di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Kami, lanjut dia, justru memilih untuk lebih fokus menggenjot pertumbuhan dana murah giro dan tabungan atau current account saving account (CASA). Hasilnya, lebih dari 65 persen DPK yang diperoleh BNI didominasi komponen dana murah tersebut.

“Dari total DPK tersebut komposisinya masih didominasi komponen dana murah atau CASA, sebesar 65 persen,” tambah dia.

Dikatakan, meski hanya meraup Rp313,9 triliun, pembukuan DPK BNI sebenarnya tetap menunjukkan angka pertumbuhan sebesar 7,5 persen dari posisi di tahun 2013 yang hanya sebesar Rp291,9 triliun. (Kukuh Budiman)

Related posts